Ekonomi & Bisnis

LANXESS Bukukan Awal yang Baik di Tahun Fiskal

21-03-2019

Jakarta, beritasurabaya.net - Perusahaan bahan kimia khusus, LANXESS, menutup tahun fiskal terakhir dengan hasil yang kuat. Di tahun 2018, EBITDA prapengecualian meningkat 9,8 persen menjadi EUR 1,016 miliar.

Seperti perkiraan, penghasilan berada di ujung atas kisaran sebesar 5-10 persen di atas angka tahun sebelumnya sebesar EUR 925 juta (tanpa ARLANXEO). Chairman of the Board of Management, LANXESS AG, Matthias Zachert, Kamis (21/3/2019), mengatakan, meskipun terjadi ‘’angin sakal’’ ekonomi, pihaknya memenuhi janji.

”Kami membuat kemajuan yang sangat baik secara strategis dan operasional: LANXESS kini memiliki fokus yang sangat jelas, yakni bahan kimia khusus. Hari ini, perusahaan kami lebih untung, lebih stabil dan lebih kompetitif dari sebelumnya, dan hal tersebut membuahkan hasil,” tuturnya.

Hasil operasi yang baik didorong terutama oleh kekuatan operasi dari segmen Advanced Intermediates, Specialty Additives dan Engineering Materials, serta integrasi Chemtura dan bisnis aditif fosfor yang diakuisisi dari Solvay. Margin EBITDA prapengecualian berada di angka 14,1 persen.

Penjualan grup LANXESS naik 10,2 persen dari EUR 6,53 miliar di tahun sebelumnya menjadi EUR 7,197 miliar. Di angka EUR 431 juta, pendapatan bersih jauh lebih tinggi dari angka tahun sebelumnya EUR 87 juta.

Hal ini disebabkan oleh peningkatan year-on-year dalam hasil operasi, serta efek dari penjualan 50 persen saham di ARLANXEO. Selain itu, pendapatan bersih tahun sebelumnya juga dikurangi dengan biaya-biaya one-off yang hanya terjadi satu kali.

Tahun fiskal yang sukses di tahun 2018 juga diharapkan akan membuahkan hasil bagi pemegang saham LANXESS. Board of Management dan Supervisory Board akan mengusulkan dividen sebesar EUR 0,90 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 23 Mei 2019. Angka ini akan menjadi 12,5 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Tonggak Strategis di Tahun 2018: Penjualan Bisnis Karet Selesai

Ketika tahun fiskal 2018 berakhir, LANXESS mencapai tonggak sejarah lain dalam penataan kembali perusahaan. Pada tanggal 31 Desember, perusahaan bahan kimia khusus ini menyelesaikan penjualan sisa 50 persen kepemilikannya di perusahaan karet ARLANXEO kepada mantan mitra usaha patungannya Saudi Aramco.

Kedua perusahaan mendirikan usaha patungan tersebut pada tanggal 1 April 2016. LANXESS menerima hasil sekitar EUR 1,4 miliar untuk bagiannya, di mana LANXESS telah menggunakan EUR 200 juta untuk membiayai kewajiban pensiunnya lebih lanjut. Sejumlah EUR 200 juta lainnya digunakan untuk pembelian kembali saham, yang akan diselesaikan pada akhir tahun fiskal saat ini.

“Kami telah menggunakan hasil dari penjualan saham kami di ARLANXEO untuk lebih memperkuat neraca kami. Selain itu, kami telah memperoleh ruang lingkup tambahan untuk mendorong pertumbuhan perusahaan, baik secara organik maupun melalui akuisisi,” ujar Chief Financial Officer, LANXESS AG, Michael Pontzen.

Kinerja yang Kuat di Hampir Setiap Segmen

Bisnis yang beroperasi di segmen Advanced Intermediates menunjukkan kinerja yang kuat pada tahun fiskal 2018 meskipun ada tantangan yang semakin kuat di pasar pertanian. Penjualan mencapai EUR 2,207 miliar, naik 11,7 persen dari angka tahun sebelumnya sebesar EUR 1,975 miliar.

EBITDA prapengecualian segmen ini tumbuh 7,2 persen dari EUR 335 juta menjadi EUR 359 juta. Margin EBITDA prapengecualian adalah sebesar 16,3 persen sedikit di bawah 17,0 persen yang tercatat di tahun sebelumnya.

Di segmen Specialty Additives, penjualan dan hasil operasi meningkat secara signifikan sebagai hasil dari keberhasilan integrasi bisnis Chemtura dan Solvay. Penjualan mencapai EUR 1,98 miliar, naik 22,9 persen dari angka tahun sebelumnya sebesar EUR 1,611 miliar. EBITDA prapengecualian tumbuh sebesar 28,5 persen dari EUR 267 juta menjadi EUR 343 juta. Margin EBITDA prapengecualian meningkat dari 16,6 persen menjadi 17,3 persen.

Di segmen Performance Chemicals, penjualan dan hasil operasi berkurang dibandingkan tahun sebelumnya yang kuat terutama karena lemahnya perkembangan di industri kulit dan konstruksi. Penjualan turun 6,3 persen dari EUR 1,439 miliar menjadi EUR 1,349 miliar. EBITDA prapengecualian adalah sejumlah EUR 187 juta, turun 25,8 persen dari angka tahun sebelumnya sebesar EUR 252 juta. Margin EBITDA prapengecualian berada di angka 13,9 persen dibandingkan 17,5 persen tahun lalu.

Segmen Engineering Materials berhasil meningkatkan penjualan dan hasil operasi terutama karena bisnis plastik yang menguntungkan untuk konstruksi ringan. Bisnis urethan yang diambil alih sebagai bagian dari akuisisi Chemtura juga memberikan kontribusi positif terhadap hasil akhir.

Penjualan naik 15,4 persen dari EUR 1,366 miliar menjadi EUR 1,576 miliar. EBITDA prapengecualian meningkat sebesar 21,9 persen dari EUR 219 juta menjadi EUR 267 juta. Margin EBITDA prapengecualian untuk segmen ini meningkat dari 16,0 persen menjadi 16,9 persen. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, hasil semua segmen dipengaruhi oleh efek nilai tukar negatif, terutama dari dolar AS yang lebih lemah.

Proyeksi di Tahun 2019

LANXESS telah memulai awal yang kuat untuk tahun yang baru meskipun ekonomi melemah. LANXESS memperkirakan EBITDA prapengecualian untuk tahun penuh 2019 berada di sekitar angka tahun sebelumnya. LANXESS akan menentukan perkiraan pendapatan untuk tahun penuh 2019 saat perusahaan mempresentasikan hasil kuartalannya pada tanggal 14 Mei 2019. (nos)

Advertising
Advertising