Ekonomi & Bisnis

Shell Indonesia Dukung Pengembangan Inovasi Energi

20-08-2019

Jakarta, beritasurabaya.net - Shell Lubricants Indonesia bekerjasama dengan Energy Academy Indonesia (Ecadin) menggelar Seminar Nasional bertajuk “Inovasi Untuk Negeri”. Seminar yang dibuka oleh Direktur Pelumas PT Shell Indonesia, Dian Andyasuri, menghadirkan para pakar dari berbagai sektor energi sebagai narasumber. Antara lain; Sekretaris Jendral Kementerian Ristek dan Perguruan Tinggi RI, Prof Ainun Naim, Ph.D; Dewan Riset Nasional & Kepala Pusat Studi Energi UGM, Dr. Deendarlianto; Ketua Pusat Riset Kendaraan Listrik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Nur Yuniarto; dan Founder Lentera Bumi Nusantara, Ricky Elson.

Seminar “Inovasi untuk Negeri” dan acara final kompetisi “Think Efficiency 2019” digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-74 tahun dan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional pada tanggal 10 Agustus. Acara ini juga merupakan wujud komitmen Shell dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, riset dan inovasi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Dian Andyasuri mengatakan, Shell memahami pentingnya riset dan inovasi teknologi untuk menghadapi dunia yang terus berkembang dan tantangan energi di masa depan. “Inovasi berkelanjutan juga merupakan prioritas di Shell dan telah melakukan berbagai terobosan serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk kalangan industri dan akademisi, untuk bersama-sama mencari ide, solusi dan inovasi teknologi sejalan dengan semangat Revolusi Industri 4.0 yang menjadi lompatan besar bagi sektor industri termasuk dalam hal pemanfaatan energi,”ujarnya.

Sementara pembicara utama, Prof. Ainun Naim dalam paparannya mengatakan, sejalan dengan semangat perayaan kemerdekaan Indonesia yang ke-74 tahun ini, ia melihat Think Efficiency sebagai katalisator invensi dan inovasi dalam menyiapkan generasi unggul untuk Indonesia maju. Sedangkan Deendarlianto pada kesempatan seminar ini berbicara mengenai ketahanan energi nasional. Ia menjelaskan konsep Center of Excellence (COE) sebagai sebuah ide untuk menghadapi tantangan energi masa depan.

Menurutnya, target Energi Baru dan Terbarukan (EBT) pada tahun 2025 sangat tinggi yakni 23 persen. “Untuk menghadapi tantangan tersebut, COE (Center of Excellence) yang berfungsi memfasilitasi, memimpin, memberikan dukungan dan/atau pelatihan kepada masing-masing area fokus menjadi kunci dalam melahirkan inovasi melalui riset-riset unggulan yang terintegrasi. “Oleh karena itu, kegiatan seperti “hink Efficiency” ini sangat baik untuk menjembatani kolaborasi antara akademisi dan pelaku industri demi terwujudnya Center of Excellence yang mampu menjawab berbagai tantangan energi di Indonesia”, tambahnya.

Pada kesempatan yang sama juga diumumkan pemenanga kompetisi “Think Efficiency”. Setelah melalui proses penilaian yang panjang, dewan juri akhirnya memutuskan dua tim inovator Indonesia terbaik sebagai pemenang kompetisi inovasi “Think Efficiency Award 2019”.

Untuk kategori Energi, tim Maxwell dengan karya inovasi “Jelly Blueflame Stove” berhasil meyakinkan dewan juri dan berhak menjadi juara pertama. Tim yang beranggotakan dua orang dari Universitas Sumatera Utara (USU) ini telah berhasil menciptakan sumber energi pengganti gas LPG pada kompor berbasis gel bioethanol dan biodiesel berbahan dasar limbah tandan kosong kelapa sawit dan limbah bulu unggas.

Untuk kategori Tribologi, juara pertama berhasil diperoleh Tim Material Research Club (MRC) dengan menampilkan karya inovasi “Eco-friendly anti fouling & anti corrosion additive for marine lubricating”. Tim MRC membuat aditif co-polimer PAMA-OCP untuk pelumas kapal dengan bahan dasar minyak kelapa sawit yang dapat meningkatkan performa pelumas dan menghindari penurunan fungsi mesin.

Co-founder Ecadin, Syarif Riyadi, yang juga menjadi juri dalam kompetisi “Think Efficiency 2019” mengatakan, jumlah ide yang masuk tahun ini lebih variatif dan kreatif dari tahun lalu. Banyak ide-ide besar yang aplikatif dan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Hal ini tentu memberikan harapan besar bagi bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang mandiri dan unggul dalam menghadapi tantangan energi kedepan. (nos)

Teks foto :

Shell Lubricants Indonesia menyelenggarakan seminar nasional “Inovasi untuk Negeri” sebagai bagian dari rangkaian acara “Think Efficiency 2019” yang ditujukan untuk membantu mendorong lahirnya inovator-inovator unggul Indonesia.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising