Ekonomi & Bisnis

Tokopedia-Pemprov Jabar Kembangkan Ekonomi Digital

22-08-2019

Bandung, beritasurabaya.net - Tokopedia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengembangkan pelayanan publik dan ekonomi digital di Jawa Barat. Tujuan kerja sama ini untuk mengakselerasi pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia dengan melibatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kerja sama ini dituangkan dalam penandatangan nota kesepahaman antara CEO sekaligus Co-Founder Tokopedia, William Tanuwijaya, bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/8/2019) lalu.

CEO dan Co-Founder Tokopedia, William Tanuwijaya, mengharapkan akan terwujudnya kolaborasi dalam pelayanan publik dan ekonomi digital bagi masyarakat, secara mudah, cepat dan murah. “Kami ingin berbagai inovasi teknologi dimana Tokopedia dapat berkontribusi mendorong perkembangan ekonomi digital di Jawa Barat,"ujarnya.

Kerja sama Tokopedia dan Pemprov Jabar terdiri dari tiga program kerja, yakni Desa Digital, Jabar Digital Province dan pemberdayaan petani sayur dan buah di Jawa Barat. Desa Digital meliputi promosi potensi unggulan daerah, pemasaran produk hasil program One Village One Company, penguatan kelembagaan BUMDes dan perluasan akses pemberdayaan masyarakat desa melalui Tokopedia Center.

Sementara Jabar Digital Province merupakan kolaborasi dalam digitalisasi layanan publik. Hal ini mencakup bidang pelayanan penerbitan perizinan dan non perizinan secara online, termasuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) lewat Tokopedia E-Samsat, serta kemudahan mengakses tiket pariwisata. Di sisi lain, Tokopedia dan Pemprov Jabar juga berkolaborasi dengan Sayurbox untuk lebih memberdayakan petani sayur dan buah di Jawa Barat.

Program Desa Digital, yang berfokus kepada pengembangan UMKM Jawa Barat, diimplementasikan melalui Tokopedia Center dan bekerja sama dengan BUMDes. Tokopedia Center merupakan experience center yang menghadirkan pengalaman online-to-offline dan tersebar di seluruh Indonesia. Di Jawa Barat misalnya, Tokopedia akan mendirikan Tokopedia Center di Desa Sukanagara, Kabupaten Cianjur.

Tokopedia Center yang diluncurkan sejak September 2018 lalu, kini telah hadir di 20 daerah Indonesia termasuk Medan, Padang, Bogor, Bandung, Cirebon, Kuningan, Tasikmalaya, Jogja, Surakarta, Boyolali, Malang, Belitung, Makassar, Pontianak, Desa Palasari (Subang), Desa Lesmana (Banyumas), Desa Gunungwetan (Banyumas), Desa Kertajaya (Subang), Desa Kedungwungu (Subang) dan Prabumulih (Palembang). Minggu ini, Tokopedia akan membuka tiga Tokopedia Center terbaru, yakni di Desa Sukanagara, Desa Bobojong dan Desa Pagelaran.

Menanggapi kerja sama dengan Tokopedia, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyambut baik kerja sama dengan Tokopedia untuk memajukan perekonomian di Jawa Barat secara digital. Sebagai perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia harus memiliki semangat untuk merevolusi desa sehingga kemudahan digital tidak hanya dapat diakses oleh masyarakat kota besar tetapi juga dapat menjangkau desa.

“Dengan adanya kerja sama ini kami berharap para pelaku UMKM maupun BUMDes setempat bisa lebih melek teknologi karena kita punya potensi yang luar biasa; apalagi kalau disentuh teknologi, masyarakat Jawa Barat dapat mencapai kemandirian ekonomi sekaligus dapat berkontribusi lebih aktif lagi dalam memajukan perekonomian negara. Hal ini sesuai dengan visi ‘Jabar Juara Lahir Batin’ yang fokus pada desa digital karena ekonomi masa depan adalah ekonomi digital,”tukasnya. (nos)

Teks foto :

Tokopedia Center merupakan experience center yang menghadirkan pengalaman online-to-offline dan tersebar di seluruh Indonesia. Di Jawa Barat, Tokopedia Center ada di Desa Sukanagara.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising