Ekonomi & Bisnis

2 Model Baru Toyota Bantu Pencapaian Target

15-10-2020

Surabaya, beritasurabaya.net - Setelah meluncurkan New Hilux di akhir bulan Agustus 2020 lalu, PT Toyota Astra Motor (TAM) melengkapi series produk Innovative International Multipurpose Vehicle (IMV) dengan meluncurkan New Fortuner dan New Kijang Innova, Kamis (15/10/2020). Dua market leader di masing-masing segmennya tersebut kini tampil lebih kokoh dan semakin nyaman.

Improvement pada eksterior, interior, safety membuat New Fortuner dan New Kijang Innova tak hanya tampil makin mengesankan, sekaligus juga kian prestisius dan elegan. ”Sebuah kebanggaan bagi kami dapat mempersembahkan kedua produk yang dibuat dan dipakai oleh bangsa Indonesia sendiri, bahkan juga digunakan oleh berbagai negara lainnya,” kata Presiden Direktur TAM, Susumu Matsuda, dalam peluncuran yang dilakukan melalui kanal Toyota di YouTube.

Fortuner dan Kijang Innova bersama New Hilux yang mendukung mobilitas bisnis, merupakan bagian dari program IMV yang memberikan keleluasaan pada Toyota untuk mengembangkan 3 segmen produk dari platform yang sama. Sejak diluncurkan pertama kali di Indonesia, ketiga produk ini telah berhasil mencatat penjualan total lebih dari 2,2 juta unit.

Selain itu, kedua produk ini juga menjadi market leader di segmennya masing-masing, Pada periode Januari hingga Agustus 2020, Kijang Innova berhasil menguasai 94 persen pangsa pasar Whole Sales Medium MPV dengan angka penjualan 17.619 unit. Sementara itu, Fortuner berhasil mencatat pangsa pasar 41,1 persen di segmen High SUV dengan angka penjualan 6.807 unit.

Hadirnya 2 model baru di Jawa Timur, membuat Operation Manager Auto2000 Jawa Timur, Judianto optimistis, bisa mendongkrak pencapaian target penjualan 12.500 unit sampai akhir tahun. Minimal bisa mencapai angka presentase versus target yang lebih baik dibanding tahun lalu.

”Peluncuran dua model baru, Fortuner dan Innova juga menjadi penutup untuk tahun 2020. Selebihnya, sudah dipersiapkan untuk tahun depan 2021 dengan model-model yang juga tidak kalah menarik,”tukasnya.

Judianto menjelaskan market share Toyota Fortuner sejak pandemi hingga kuartal III di Jawa Timur mengalami peningkatan sebesar 1,5 persen (menjadi 28,5 persen) untuk kelas SUV 4x2 High. Namun tidak diikuti oleh kelas SUV 4x4 yang mengalami penurunan sebesar 3,2 persen (menjadi 5,4 persen) jika dibandingkan pencapaian tahun 2019. Sedangkan kontribusi penjualan Toyota Fortuner terhadap total model all Toyota sebesar 5,3 persen atau rata-rata 50-60 unit/bulan.

Judianto berharap prospek penjualan New Fortuner di kuartal IV alami perbaikan yang signifikan dibandingkan dengan pencapaian di kuartal III. “Dengan adanya varian baru ini (New Fortuner) diharapkan bisa meramaikan pasar SUV High di Jawa Timur. Dan Auto2000 dapat mencapai target penjualan minimal diangka 1,100-1,300 perbulan,”ungkap Judianto.

Terkait dengan ketersediaan stok untuk New Fortuner, supply sekitar 35 unit di periode launching ini. Dan inden hanya setengah bulan saja. Untuk harga OTR New Fortuner di Surabaya dimulai dari harga Rp510 juta hingga Rp600 jutaan.

Sementara untuk market share Kijang Innova sejak pandemi hingga kuartal III di Jawa Timur alami sedikit penurunan sebesar 0,4 persen atau menjadi 92,1 persen jika dibandingkan dengan pencapaiam tahun 2019. Kontribusi penjualan Toyota Innova terhadap total model all Toyota sebesar 24,4 persen atau rata-rata 230-250 unit/bulan.

Sama halnya dengan New Fortuner, untuk prospek penjualan New Kijang Innova sampai akhir tahun ini, Judianto berharap ada perbaikan yang signifikan dibandingkan dengan pencapaian di kuartal III.

”Dengan New Kijang Innova, dapat meramaikan pasar penjualan MPV medium dan Auto2000 dapat mencapai target penjualan minimal diangka 1,100-1,300 perbulan,”tukas Judianto.

Judianto menambahkan untuk stok New Kijang Innova selama launching sekitar 190 unit dengan inden setengah bulan. Harga OTR Surabaya dimulai Rp300 juta sampai Rp500 jutaan. (nos)

Teks foto :

New Fortuner diharapkan bisa meramaikan pasar SUV High di Jawa Timur.

Foto : Istimewa

Advertising
Advertising