Ekonomi & Bisnis

BM Lube Masuki Pasar Oli Nasional

12-02-2012

Surabaya, beritasurabaya.net - Pasar oli matic sangat menjanjikan. Ini seiring dengan tren berkendara motor pada masyarakat yang cenderung mengarah ke matic.

Selain itu, didukung kinerja penjualan oli untuk kendaraan roda dua metik diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang cukup besar. Kondisi ini sejalan dengan tingkat pertumbuhan penjualan motor metik yang menembus 11% pada dua tahun terakhir.

Kondisi inilah yang menjadi faktor PT BM Lube Indonesia fokus ke bisnis oli matic. Bahkan menurut Manajer Operasional PT BM Lube Indonesia, Rachmad Sulistyo, di sela peluncuran oli Molytech Matic di Hotel Singgasana Surabaya, Minggu (12/2/2012), akan targetkan meraih pasar 1% hingga 3% dari pasar oli nasional, dimana nilai totalnya mencapai Rp 2 triliun.

Rachmad menjelaskan target itu diharapkan bisa tercapai melalui 3 produknya yakni Premium Tech API Service SJ JASO MA SAE 20 W-50, Supreme Tech API Service SJ JASO MB SAE 10W-40 dan Molytech Matic API Service SJ JASO MB SAE 10W-40.

Tiga keunggulan oli yang diproduksinya itu, papar Rahmad, menciptakan performa berkualitas yang akan memperpanjang umur kendaraan, dengan kekuatan superio thermal stability/suhu mesin stabil, low volativity (perlindungan menyeluruh) dan excellent anti wear capability (akselerasi maksimal), mampu taklukan jarak hingga 10 ribu km.

Pada tahap awal, kata Rachmad, sudah mengeluarkan dua jenis oli yang standar dengan enduro 3.000 hingga 4.000 kilometer. ''Saat ini, kami meluncurkan oli super canggih dengan nama Molytech Matic. Molytech Metic adalah jenis oli untuk motor matic dengan enduro 10.000 kilometer. Oli yang didaulat sebagai produk go green atau ramah lingkungan ini dikhususkan menyasar pasar premium karena harganya yang cukup mahal,''ujarnya.

Ia menegaskan secara hitung-hitungan, harganya tidak mahal karena enduronya mencapai lebih dari 10.000 kilometer. Sementara oli biasa hanya sekitar 3.000 hingga 4.000 kilometer. Sehingga produk ini sebenarnya cukup irit.

Dalam waktu dekat, akan ada sekitar dua jenis oli lagi yang akan dikeluarkan untuk menambah diversifikasi produk. Satu jenis oli untuk motor nonmetik dan satu lagi untuk oli kendaraan roda empat yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) premium atau pertamax.

Terkait pasar yang digarap, ia mengatakan untuk saat ini BM Lube Indonesia masih berkonsentrasi garap pasar domestik. ''Mungkin dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun mendatang, kami juga akan merambah pasar internasional dengan melakukan ekspor ke berbagai negara,''tegasnya.

Untuk distribusi barang, ia mengatakan sebagian besar bengkel di seluruh Indonesia sudah ada. Sementara jumlah distributor resminya di Indonesia berkisar sebanyak 60 distributor.

PT BM Lube Indonesia adalah anak perusahaan PT Banyuwangi Motor. Perusahaan yang berproduksi di Jakarta ini awalnya hanya memproduksi alat perawatan kendaraan. Mengingat potensi pasar oli sangat besar, perusahaan mulai bisnis oli pada tahun 2010. (wan)

Teks foto :

Rachmad Sulistyo (tengah), Eric Manajer Marketing Promotion (kanan) dan tim teknisi BM Lube (kiri)

Advertising
Advertising