IT & Seluler

50 Kota Dunia Dukung Pengusaha Wanita

12-08-2017

Jakarta, beritasurabaya.net - Acara tahunan Dell Women Entrepreneur Network Summit ke-8, Dell memaparkan hasil survei Women Entrepreneur Cities (WE Cities) Index 2017. Survei tersebut mengungkapkan bagaimana 50 kota utama di dunia mendorong pertumbuhan pengusaha wanita berpotensi tinggi (high-potential women entrepreneurs/HPWE).

Dikembangkan dari penelitian WE Cities 2016, hasil studi ini menunjukkan peringkat 50 kota utama dunia berdasarkan dampak kebijakan daerah, program dan karakteristik, serta hukum dan tradisi lokal. EVP dan Customer Chief Officer Dell, Karen Quintos, Sabtu (12/8/2017).

“Di seluruh dunia, tingkat wirausaha wanita tumbuh lebih dari 10 persen setiap tahun. Bahkan, di banyak negara, wanita memiliki kemungkinan yang sama atau bahkan lebih dibandingkan pria untuk memulai usaha. Namun, hambatan finansial, budaya, dan politik dapat membatasi kesuksesan usaha-usaha ini,”ujarnya.

Karen Quintos menegaskan dengan meyediakan penelitian berbasis data dan himbauan untuk bertindak kepada para pimpinan kota dan pembuat kebijakan, dapat memperbaiki kondisi ini secara bersama-sama bagi para pengusaha wanita yang berpotensi tinggi. Hasilnya, dapat meningkatkan prospek ekonomi kota tersebut secara luar biasa, karena apa yang baik bagi pengusaha wanita juga baik untuk perekonomian.

Sementara itu, entrepreneur-in-residence Dell, Elizabeth Gore, menegaskan, dunia akan menikmati hasil yang sangat baik jika pengusaha wanita di seluruh dunia dapat berhasil.  WE Cities Index dapat digunakan sebagai perangkat diagnostik untuk membantu memastikan para pembuat undang-undang membantu para pengusaha wanita untuk sukses.

“Setiap kota yang tercantum dalam daftar ini dapat saling belajar dan mendorong perubahan politik guna menarik dan mendukung pengusaha wanita. Perubahan yang diraih akan dirasakan tidak hanya di tingkat kota, tetapi di seluruh dunia seiring perkembangan ekosistem yang kita lakukan, dimana semua pengusaha dapat berkembang tanpa menghiraukan jenis kelamin mereka,”paparnya.

President, APJ Commercial, Dell EMC, Amit Midha, menilai kota-kota di Asia Pasifik memiliki potensi dan peluang yang sangat besar bagi pengusaha wanita dengan sejumlah kota di wilayah ini telah berhasil menarik minat dan membina para wanita pengusaha yang berpotensi tinggi. Di seluruh wilayah APJ dan berdasarkan lima karakteristik kota yang dinilai untuk peringkat WE Cities yakni modal, teknologi, bakat, budaya dan pasar – kami melihat kota-kota tersebut memiliki keunggulan yang berbeda-beda.

Misalnya, Singapura  dan Hong Kong yang menempati peringkat ke-8 dan ke-16. Kedua kota tersebut sangat fokus pada keunggulan teknologi dan kemampuan mereka membantu pengusaha wanita unggul melalui teknologi dan inovasi.

Kuala Lumpur juga mendapat predikat “City to Watch” berkat faktor-faktor pendorong yang dilakukan kota ini bagi kegiatan usaha dan masyarakat. Tantangan yang dihadapi para pengusaha wanita  sangat kompleks, tapi berbagai cerita sukses yang kita lihat merupakan bukti dari betapa besarnya peluang yang tersedia di APJ.

”Upaya mengidentifikasi dan mengatasi tantangan-tantangan tersebut merupakan sebuah investasi bagi masa depan kita bersama,”ungkapnya.

Dikembangkan dari penelitian HPWE yang dilakukan Dell lima tahun terakhir, kota-kota tersebut diberi peringkat berdasarkan lima karakteristik utama yakni modal, teknologi, bakat, budaya dan pasar. Kelima pilar tersebut dibagi menjadi dua kelompok, lingkungan kerja dan lingkungan pendorong.

Total peringkat disusun berdasarkan 72 indikator, dimana 45 indikator diantaranya, atau hampir dua pertiga, adalah komponen berbasis gender. Indikator individual dinilai berdasarkan empat kriteria: relevansi, kualitas data pokok, keunikan dalam indeks dan gender. (nos)

Advertising
Advertising