IT & Seluler

Tantangan IOT : Mendorong Transformasi Digital

13-08-2017

Jakarta, beritasurabaya.net - Edisi ke-16 Asia IoT Business Platfrom yang digelar di Jakarta, 7-8 Agustus 2017 lalu, menyoroti isu-isu utama dalam lanskap Internet of Things (IoT) di Indonesia. Acara yang didukung Kementrian Komunikasi dan Informatika Indonesia (Kemkominfo) menjawab topik-topik terkait dengan industri, termasuk perkembangan digital terbaru di Indonesia serta tantangan dan masalah yang dihadapi perusahaan dan organisasi di berbagai industri vertikal.

Direktur Jenderal Aplikasi Informasi, Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapa, yang memimpin konferensi tersebut, menyampaikan pidato pemerintah mengenai upaya transformasi digital di Indonesia dan proyek digital pemerintah saat ini. Semuel yang juga salah satu dari panel pembicara IoT Leaders’’ Keynote Panel, menampilkan diskusi terbuka dan mendalam mengenai IoT dengan para ahli terkemuka di negara ini dalam berbagai topik, mulai dari perkembangan utama IoT di Indonesia, hingga isu kebijakan dan peraturan.

Acara ini mengumpulkan lebih dari 400 eksekutif senior dan pemimpin IT dari Indonesia dan sekitarnya untuk ikut serta dalam diskusi yang membangun pengetahuan dan jaringan bisnis strategis di wilayah tersebut. Direktur Asia IoT Business Platform, Irza Suprapto, mengatakan, acara ini menyediakan platform kondusif bagi para pemimpin industri dan IT dari berbagai industri yang berbeda untuk berkumpul dan ikut serta dalam diskusi, yang pada akhirnya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan pengetahuan dan pemahaman dalam industri.

”Ini satu langkah penting dalam mendorong transformasi digital di Indonesia, yang memungkinkan pemangku kepentingan untuk membawa masalah dan tantangan yang mereka hadapi dan mendapatkan jawabannya dari penyedia solusi dan vendor,”ujarnya.

Asia IoT Business Platform baru-baru ini melakukan survei terhadap pemimpin IT di ASEAN mengenai pandangan mereka terhadap IoT. Survei tersebut menemukan bahwa 73,3 persen perusahaan dan organisasi lokal saat ini sedang dalam proses eksplorasi atau menemukan solusi IoT yang mungkin untuk diimplementasikan.

Namun, hanya 7 persen melaporkan mendapatkan keuntungan dari implementasi IoT apapun, dengan menyebutkan biaya, ketidakcocokan dengan sistem baru dan kompleksitas sebagai tantangan terbesar.

Irza menegaskan sungguh menggembirakan mengetahui bahwa perusahaan dan organisasi di Indonesia dan di wilayah tersebut secara aktif mengeksplorasi teknologi-teknologi IoT. Untuk itu, pihaknya selalu mendorong penyedia solusi dan vendor lebih memahami gambaran IoT di pasar ASEAN.

”Memahami tantangan dan kekhawatiran pengguna akhir dan mampu menjawab tantangan tersebut adalah elemen penting yang dapat membantu mendorong dan mempertahankan tingkat adopsi IoT tersebut di sini,”tambah Irza.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pemberian penghargaan tahunan Indonesia Enterprise Innovation Awards yang mengapresiasi perusahaan dan organisasi yang tengah memulai proyek-proyek digital untuk mentransformasi bisnis mereka melalui adopsi teknologi IoT. Pemenang tahun ini adalah Bank Negara Indonesia (BNI) dan Blue Bird Group. Setiap pemenang membawa pulang hadiah dan sertifikat, serta akomodasi untuk menghadiri World Congress on Information Technology 2017 di Taiwan.

Acara ini didukung oleh the Singapore infocomm Technology Federation (SiTF), Taiwan External Trade Development Council (TAITRA); Gold Sponsors: Hewlett Packard Enterprise, N’’osairis, dan Atilze; Silver Sponsors: AST, Axiros, dan Cumulocity; Bronze Sponsors: Adlink, HaloData, Indosat Ooredoo, dan Exhibitors: Robustel, Eluon, Nable Communications, Parasoft, Advantech, Accrete, Marson, Edimax, Bionime, Acer, Imani Prima, Amplified Engineering, Elabram, Overdrive, STMicroelectronics, dan MDS pacific. (nos)

Teks foto :

Kiri-kanan : Executive Director Indonesia Information and Communication Technology Institute Heru Sutadi; Deputy Director Bekraf Muhammad Azhar Iskandar Zainal; Perwakila Kemenkominfo Gunawan Hutagalung; Division Head IoT & Vertical APPS Solution Indosat Ooredoo, Hendra Sumiarsa.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising