IT & Seluler

Platform Cloudera Dukung Kinerja Komatsu

17-11-2017

Jakarta, beritasurabaya.net - Cloudera, Inc. (NYSE: CLDR), platform modern untuk pembelajaran mesin (machine learning) dan analitik yang dioptimalisasi untuk cloud, mengumumkan bahwa Komatsu, perusahaan produsen alat berat global terkemuka, telah menerapkan platform analitik Industrial Internet of Things (IIoT) berbasis cloud yang didukung oleh Cloudera Enterprise dan Microsoft Azure.

Platform ini memungkinkan tim Komatsu untuk membantu para pelanggan dari industri pertambangan di seluruh dunia dalam memantau kinerja beberapa peralatan terbesar yang digunakan di pertambangan atas tanah dan bawah tanah secara terus-menerus, meningkatkan utilisasi aset dan produktivitas, serta menghadirkan sumber daya penting termasuk sumber daya energi dan mineral industri bagi ekonomi global.

JoySmart Solutions dari Komatsu merupakan layanan berbasis IIoT yang membantu para pelanggan dalam mengoptimalkan kinerja mesin melalui data dan analitik mesin. Platform JoySmart menjaring, menyimpan dan memproses berbagai macam data yang dikumpulkan dari peralatan pertambangan yang beroperasi di seluruh dunia, yang seringkali berada di lokasi yang sangat terpencil di medan yang sulit.

Jenis peralatan yang dipantau meliputi sistem penambangan longwall, sekop tali elektrik, penambang kontinu dan wheel loader. Data yang dihasilkan peralatan ini mencakup metrik time-series, misalnya tekanan mesin, suhu, arus, dan lainnya serta alarm dan data kejadian, dan informasi lainnya dari sistem pihak ketiga. Satu mesin dapat memiliki ratusan hingga ribuan metrik data dan menghasilkan 30.000-50.000 catatan khusus dengan informasi waktu yang spesifik setiap menit.

Senior Manager of Analytics, Komatsu, Anthony Reid, mengatakan dengan meningkatnya permintaan pelanggan dan semakin banyaknya mesin yang terhubung, pihaknya melihat pertumbuhan data yang mencapai 30 terabyte per bulan. Lingkungan sebelumnya membatasi kemampuan meningkatkan kapasitas, berkembang dan berinovasi.

Dengan platform modern dari Cloudera, kata Anthony Reid, menggunakan analitik data dan pembelajaran mesin canggih guna memperkuat kesuksesan IIoT. Kini, pihaknya dapat memberikan pelanggan rekomendasi yang lebih baik mengenai pemanfaatan mesin dan menghadirkan layanan yang lebih cepat.

”Sebagai contoh, pihaknya mampu membuat rekomendasi untuk sebuah perusahaan pertambangan batu bara besar yang memungkinkan mereka untuk melipatgandakan penggunaan sistem longwall Joy mereka setiap hari,”ujarnya.

Anthony Reid menegaskan dengan menggunakan Cloudera Enterprise pada Microsoft Azure, timnya membuat hal yang tak terlihat menjadi terlihat, memperoleh wawasan berharga untuk membantu para pelanggan dalam mengoptimalkan produktivitas dan efisiensi pertambangan. “Cloudera menghadirkan kinerja yang cepat, keamanan data, dan dukungan pelanggan yang memungkinkan tim kami untuk mengakses analitik data mesin dan berkolaborasi dengan kelompok-kelompok pengguna yang berbeda di seluruh dunia,”tambahnya.

Ilmuwan data Komatsu kini dapat mengembangkan dan menerapkan model pembelajaran mesin secara lebih cepat guna memahami operasi peralatan, menghadirkan wawasan yang lebih baik bagi para pelanggan, dan pada akhirnya mempengaruhi desain peralatan pertambangan di masa depan. Dengan memanfaatkan komponen-komponen seperti Apache Kudu dan Apache Spark, Komatsu dapat mendorong pemrosesan secara real-time, pembelajaran mesin, dan analitik pada semua data IoT mereka, termasuk data yang sedang bekerja maupun yang tidak.

IoT and Manufacturing Industry Leader, Cloudera, Dave Shuman, mengatakan Komatsu membutuhkan suatu platform data modern yang tidak hanya menghadirkan pembelajaran mesin generasi mendatang dan kemampuan analitik canggih di cloud, namun juga yang skalabel sesuai dengan peningkatan utilisasi peralatan dan produktivitas para pelanggan mereka.

“Dengan Cloudera, Komatsu kini dapat menggunakan sejumlah besar data untuk membantu para pelanggan mereka dari sektor pertambangan dalam mengelola tekanan yang semakin meningkat untuk menjadi lebih pintar dalam hal lingkungan hidup dan lebih produktif dengan biaya operasi yang lebih rendah,”paparnya. (nos)

Advertising
Advertising