IT & Seluler

Hitachi Vantara Kenalkan Model Manajemen Baru

09-03-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - Hitachi Vantara, anak perusahaan Hitachi, Ltd. (TSE:6501) melakukan penambahan kapabilitas machine learning untuk membantu para ilmuwan data mengamati, menguji, melatih, serta memperbaharui model produksi. Sebuah inovasi dari Hitachi Vantara Labs, dikenal sebagai “Machine Learning Model Management”, mampu menggunakan perangkat-perangkat terbaru ini di dalam saluran data yang dibangun dalam Pentaho.

Hal itu untuk membantu meningkatkan hasil bisnis, sekaligus mengurangi resiko dengan memudahkan pembaharuan model. Seiring perkembangan transformasi digital perusahaan di seluruh indusri, algoritma terus menjadi keunggulan kompetitif utama sekaligus berpotensi menimbulkan risiko.

Akibatnya, model machine learning yang berperan dalam masa produksi harus dipantau, diuji dan dilatih ulang terus-menerus sebagai respons terhadap perubahan. Hal tersebut melibatkan usaha secara manual dan, akibatnya, seringkali jarang dilakukan. Kurangnya pembaharuan machine learning membuat ketepatan prediksi memburuk sehingga mempengaruhi profitabilitas bisnis berbasis data.

SVP & Research Director, Ventana Research, David Menninger, Jumat (9/3/2018), mengatakan, dari penelitiannya, dua pertiga organisasi tidak memiliki proses otomatis untuk memperbarui model analisis prediktif mereka dengan lancar. Akibatnya, kurang dari seperempat model machine learning diperbarui setiap hari, sekitar sepertiga diperbarui setiap minggu dan lebih dari setengah diperbarui setiap bulan.

Model yang sudah ketinggalan zaman dapat menciptakan risiko yang signifikan bagi organisasi. Dalam menyediakan solusi dari keperluan pelanggannya, Hitachi memperkenalkan pengelolaan model data science terbaru yang meningkatkan proses penempatan machine learning di tiga area, yakni, mempercepat proses model masuk ke dalam produksi; memaksimalkan keakuratan model dalam masa produksi; berkolaborasi dan mengatur operasi model pada skala.

VP Product Marketing, Hitachi Vantara, John Magee, menjelaskan machine learning dan Artificial Intelligence (AI) mengoptimalkan segalanya, mulai dari interaksi dengan pelanggan hingga operasi perusahaaan. Karena aplikasi-aplikasi ini berevolusi, ilmuwan data dan tim operasi TI perlu memindahkan model-model yang baru dilatih ke dalam produksi lebih cepat dari sebelumnya, yang dapat menghilangkan akurasi, tahap kolaborasi dan governance.

Machine learning model management milik Hitachi Vantara Labs penyediakan transparansi algoritma yang telah ditingkatkan dan otomatisasi sehingga tim aplikasi bisa memusatkan usaha mereka dalam berinovasi dengan cepat,” tutupnya. (nos)

Advertising
Advertising