IT & Seluler

SAP Akuisisi Aplikasi Finansial Callidus Software

10-04-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - SAP SE (NYSE: SAP) hari ini mengumumkan akuisisi resminya atas Callidus Software Inc. (Nasdaq: CALD), perusahaan pemimpin pasar yang dikenal atas produk aplikasi finansialnya, yang meliputi manajemen kinerja penjualan (sales performance management) dan configure-price-quote (CPQ). Langkah strategis ini akan menguatkan rangkaian solusi pengalaman pelanggan cerdas (intelligence customer experience suite) milik SAP.

Rangkaian aplikasi ini, yang dipasarkan di bawah merek CallidusCloud, akan menyediakan solusi customer relationship management (CRM) berbasis cloud yang istimewa bagi SAP dan pelanggannya, menempatkan SAP di posisi terdepan untuk bersaing di pasar solusi CRM yang bernilai USD46 miliar. SAP berencana untuk mengkonsolidasikan aset produk CallidusCloud dalam portofolio cloud SAP Hybris, yang merupakan bagian dari Kelompok Bisnis Cloud SAP (Cloud Business Group).

Setiap saham yang berasal dari saham umum Callidus Software Inc. telah dikonversi menjadi hak untuk menerima USD36 per saham secara tunai. Callidus Software Inc. telah menginformasikan Pasar Saham Nasdaq (Nasdaq Stock Market) tentang penyelesaian akuisisi tersebut dan meminta agar perdagangan saham umumnya dihentikan selama menunggu penghapusan perusahaan dari listing bursa saham.

Untuk tahun fiskal 2017 sendiri, CallidusCloud telah melaporkan pendapatan sebesar USD253,1 juta, dengan pendapatan berlangganan sebesar USD198,2 juta yang tengah bertumbuh sebesar 31 persen. SAP akan memberikan gambaran revenue mereka tahun 2018 yang diperbaharui yang telah mencakup CallidusCloud dalam rilis pendapatan kuartal pertama mereka tahun 2018.

Menurut anggota Dewan Direksi SAP SE dan Presiden dari SAP Cloud Business Group, Rob Enslin, Selasa (10/4/2018), dengan menghubungkan front office ke back officecustomer experience suite paling kuat di pasar.

”Dengan meningkatkan solusi CRM kami dengan CallidusCloud, kami berbagi strategi kami untuk menyediakan pengalaman pelanggan cerdas yang lengkap. Ketika Anda mengintegrasikan front office Anda ke SAP S/4HANA dengan SAP Cloud Platform, inilah cara para CEO mencari untuk menjalankan bisnis digital yang cerdas,”paparnya.

CEO Callidus, Leslie Stretch, menjelaskan, menang dalam bisnis digital berarti menyajikan pengalaman pelanggan sebaik mungkin. Perusahaan hanya akan berhasil jika mereka dapat mengkombinasikan data dan intelligence pada tim penjualan.

Kemudian, mereka akan dapat mempertimbangkan informasi marketing untuk pesanan penjualan atau mendapatkan akses ke informasi produksi dan inventaris secara real-time, yang memungkinkan mereka untuk menetapkan harapan pelanggan pada konfigurasi dan tanggal pengiriman individu.

”Pengalaman SAP sendiri sebagai pelanggan CallidusCloud menghasilkan hingga 50 persen peningkatan dalam produktivitas penjualan, dan kemitraan kami telah menghasilkan banyak integrasi yang sudah ada sebelumnya ke dalam sistem SAP. Bersama-sama, kami secara ideal diposisikan untuk bersama memberikan yang terbaik untuk mendukung transformasi digital dari fungsi penjualan,”ungkapnya.

Founder, Managing Principal, The 56 Group, Paul Greenberg, menilai dua akuisisi terakhir Gigya di akhir 2017 dan CallidusCloud mungkin merupakan akuisisi terbaik yang dibuat siapa pun di mana pun dalam beberapa tahun terakhir. Ini juga menunjukkan bahwa SAP berusaha untuk menyelaraskan diri dengan gagasan sentrisitas pelanggan.

”Hal ini berarti menjauh dari tradisi back-office (meskipun tidak menjatuhkannya) dan memposisikannya ulang sebagai perusahaan yang berempati, sadar sosial, dan berfokus pada pelanggan dengan ekosistem untuk mendukung dan mengaktifkannya,”tambahnya.

Dengan akuisisi Callidus Software Inc., SAP telah menjadi pemimpin di pasar sales performance management. SAP berencana mengkonsolidasikan aset CallidusCloud di bawah kepemimpinan lanjutan Leslie Stretch dalam portofolio cloud SAP Hybris. (nos)

Advertising
Advertising