IT & Seluler

Cloudera Dukung Institusi Pelayanan Kesehatan

15-05-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - Cloudera, Inc., (NYSE: CLDR) mengumumkan bahwa lebih dari 100 institusi pelayanan kesehatan/lembaga sains terkemuka saat ini menggunakan Cloudera. Berbagai institusi pelayanan kesehatan dan lembaga sains terkemuka menggunakan data guna mendukung penelitian biomedis, penemuan dan pengembangan obat-obatan, serta mendorong wawasan di seluruh inisiatif manajemen klinis dan layanan kesehatan.

Cloudera memungkinkan beragam institusi tersebut untuk menggunakan pembelajaran mesin guna mengintegrasi berbagai kumpulan data kompleks seperti EHR, genomik, pencitraan, dan lain-lain untuk membangun model-model analitik prediktif yang andal di bidang kesehatan dan mengoperasikan wawasan dengan lebih cepat. Director, Management Consulting, Healthcare and Life Sciences Cloudera, Shawn Dolley, Selasa (15/5/2018), menegaskan, Cloudera membantu institusi-institusi layanan kesehatan terkemuka dalam memperoleh wawasan yang lebih cepat dan mendalam melalui pembelajaran mesin. Perkembangan pengambilan keputusan berbasis Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan) dalam ilmu sains di seluruh dunia menggarisbawahi kemungkinan penyempurnaan kesehatan masyarakat dalam lanskap yang dinamik, serta permintaan akan teknik-teknik pembelajaran mesin yang inovatif untuk memungkinkan kemajuan di area-area seperti penemuan obat dan perawatan pasien yang dipersonalisasi.

Perusahaan-perusahaan asuransi kesehatan, sistem layanan kesehatan, farmasi, dan data saat ini menggunakan platform enterprise modern dari Cloudera untuk memperoleh wawasan, mengambil keputusan ilmiah, dan memperbaiki kondisi pasien. Beberapa kisah sukses yang inovatif dari para pelanggan Cloudera, antara lain, Celgene, produsen obat terapi terkemuka untuk penyakit kanker dan gangguan inflamasi, mencapai penghematan waktu proses sebesar 99 persen untuk analisis data Real World Patient dan pengurangan biaya operasional sebesar 70 persen melalui migrasi beban kerja lama dengan menggunakan Cloudera.

Executive Director Global Data, Information and Analytics, Celgene, Chirayu Desai, menilai, dengan menggunakan Cloudera, arsitektur modern on-demand berbasis cloud milik Celgene memungkinkan melampaui kemampuan analitik BI canggih saat ini dan secara signifikan meningkatkan kecepatan pengiriman wawasan yang dapat ditindaklanjuti. “Dengan demikian, para ilmuwan data kami dapat menemukan korelasi penting secara lebih cepat, yang telah berperan besar dalam meningkatkan waktu pemasaran, memperluas jangkauan pasar, serta menghemat biaya keseluruhan perusahaan kami di seluruh rantai nilai,”tukasnya.

GlaxoSmithKline (GSK), salah satu perusahaan farmasi dan kesehatan berbasis penelitian terkemuka di dunia, mengembangkan Big Data Information Platform yang memberikan suatu pandangan yang  holistik terhadap semua data dalam divisi Research and Development (R&D) GSK untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan. Hanya dalam jangka waktu 11 bulan, tim R&D mengevaluasi dan sepenuhnya menerapkan platform baru tersebut, melalui kerja sama dengan Cloudera dan beragam mitra teknologi.

“Dengan memperoleh efisiensi yang lebih besar dan wawasan baru di banyak proses R&D kami, GlaxoSmithKline berharap untuk menghadirkan obat-obatan baru ke pasar dengan lebih cepat dan lebih murah guna membantu para pasien,”ujar R&D Chief Data Officer GSK, Mark Ramsey.

Ia menambahkan platform yang dijalankan dengan Cloudera, menggabungkan lebih dari lima petabyte data yang tersebar di 2.100 sumber data guna memberikan para ilmuwan manfaat analitik yang sangat besar dan wawasan berbasis data yang dapat ditindaklanjuti.

Saat ini, Cloudera tengah memberdayakan beragam kasus penggunaan di bidang layanan kesehatan dan sains yang memungkinkan pendekatan precision medicine guna meningkatkan, memperpanjang, dan menyelamatkan jiwa. Beberapa contohnya, antara lain, menggunakan pembelajaran mesin untuk memantau perangkat medis, IoT dan data-data vital secara real-time guna membuat prediksi medis seperti kemungkinan rawat inap kembali atau indikasi awal sepsis; mengurutkan genom untuk mempelajari kerentanan terhadap penyakit dan respons terhadap pengaruh lingkungan; mengidentifikasi pasien dengan risiko paling tinggi yang membutuhkan intervensi Tim Reaksi Cepat; menghadirkan penelitian dengan kualitas lebih tinggi secara lebih cepat untuk mempercepat waktu pemasaran; mengembangkan platform analitik untuk memproses dan menganalisis rekam medis dalam skala besar; menganalisis data pasien untuk mengekstrak wawasan yang memberikan hasil yang lebih baik; dan melindungi data rekam medis elektronik dan membuat kepatuhan terhadap peraturan menjadi lebih mudah dan lebih cepat.

Banyak dari pelanggan Cloudera akan menjadi pembicara dalam ajang Bio-IT World Conference & Expo pada tanggal 15-17 Mei 2018 di Boston, Massachusetts. Perusahaan seperti Children's Healthcare of Atlanta (CHOA) dan lainnya akan menyampaikan topik-topik seperti memungkinkan cara disruptif dari kolaborasi dan inovasi melalui harmonisasi; membuka akses ke lini-lini praktik terbaik GATK; memajukan farmakologi klinis dengan platform berbasis analitik dan kinerja; serta memungkinkan aplikasi berbasis cloud untuk pemodelan dan simulasi dalam farmakometri klinis.

Selain itu, dalam konferensi tersebut, Cloudera dan Moxie Genomics akan berbicara tentang cara mempercepat riset genom dengan menerapkan wawasan dari jutaan genom keseluruhan. Cloudera akan membahas Hail, sebuah kerangka Broad Institute untuk analisis data genetik yang skalabel. Moxie Genomics akan mendemonstrasikan Curio, sebuah platform genomik yang menampilkan antarmuka pengguna yang intuitif dengan kekuatan dan skalabilitas teknologi kluster big data. Para peneliti dan ilmuwan bioinformatika akan mempelajari cara bergerak melampaui alur lini untuk menambahkan fenotip, gambar, rekam medis, anotasi dan lainnya dalam suatu repositori presisi tunggal untuk mendukung pengambilan keputusan ilmiah dan menghadirkan terobosan. Selain itu, suatu panel, termasuk tellic dan GSK sebagai mitra, akan membagikan wawasan tentang pengembangan pusat big data farmasi.

BioIT World merupakan ajang tahunan yang menampilkan aplikasi-aplikasi TI dan informatika, serta teknologi yang mendukung penelitian biomedis, penemuan dan pengembangan obat-obatan, serta inisiatif medis dan layanan kesehatan. Konferensi dan pameran ini menyatukan lebih dari 3.400 penggiat ilmu sains, farmasi, medis, layanan kesehatan, dan profesional TI dari lebih dari 35 negara. Cloudera akan hadir di Booth #328. (nos)

Advertising
Advertising