IT & Seluler

SAP Rilis SAP Skills University Singapore

31-07-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - SAP SE (NYSE: SAP) hari ini menandatangani sebuah Memorandum of Understanding (MoU) untuk meluncurkan SAP Skills University Singapore. Disaksikan oleh Menteri Pendidikan Singapura, Ong Ye Kung, Selasa (31/7/2018). Kolaborasi tersebut terjalin antara SAP SE bersama lima institusi Politeknik Nanyang Polytechnic, Ngee Ann Polytechnic, Republic Polytechnic, Singapore Polytechnic dan Temasek Polytechnic serta SkillsFuture Singapore (SSG).

Dipelopori oleh SAP, SAP Skills University Singapore yang merupakan kolaborasi pertama dalam bidang tersebut di Asia Tenggara, serta kelima politeknik akan bekerja bersama dengan SAP untuk mengembangkan dan membuat beragam program pelatihan. Kurikulum universitas akan didesain sesuai dengan permintaan industri tertentu, serta kemampuan yang diperlukan oleh perusahaan teknologi dan mitra mereka.

SAP Skills University Singapore akan melatih para karyawan Singapura untuk mengambil peran pekerjaan yang terkait dengan Teknologi Informasi & Komunikasi (ICT) dan mengantisipasi permintaan keterampilan di masa depan untuk membangun kelompok orang Singapura terampil yang mampu menyesuaikan diri terhadap peran tersebut dengan mudah ketika mereka siap.

SAP Skills University Singapore akan menyiapkan tenaga kerja untuk memenuhi keterampilan yang dibutuhkan oleh tidak hanya SAP, namun juga industri yang lebih luas, termasuk para pelanggan dan mitra SAP. Kolaborasi tersebut juga menawarkan jasa konsultasi dan penempatan pekerjaan yang berkaitan dengan ICT, didukung oleh SSG.

Sebagai salah satu bentuk kolaborasi, dua program work-learn baru yang menggabungkan penempatan dan pelatihan, akan tersedia. Menargetkan para pekerja di level menengah, beragam program konversi profesional bertujuan untuk menolong mereka mendapatkan keterampilan baru dan berpindah ke dalam sektor ICT.

Ada juga sebuah program yang diperuntukkan bagi para freshgraduate Politeknik dan memudahkan peluang kerja dengan berbagai perusahaan dalam industri ICT. Dalam tiga tahun ke depan, lebih dari 1,000 orang diharapkan mendapatkan manfaat dari kolaborasi ini, di mana mereka akan diperlengkapi dengan keterampilan-keterampilan yang lebih kritis dalam teknologi terbaru seperti Artificial Intelligence (AI), Data Analytics, dan Internet of Things.

Menurut Kementerian Komunikasi dan Informasi Singapura, akan ada permintaan untuk lebih dari 42,000 pekerja yang mengkhususkan diri dalam ilmu data, Artificial Intelligence, serta robotic engineering pada tahun 2020.

Karena disrupsi teknologi tengah terjadi dalam kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, Chief Executive SkillsFuture Singapore, Ng Cher Pong, mengatakan, SSG secara aktif mencari kolaborasi dengan mitra industri untuk memungkinkan Singapura mengikuti kebutuhan keterampilan yang berkembang di berbagai bidang seperti ilmu data, robotika dan AI, untuk mendukung transformasi industri. “Karena itu, SSG senang bekerja dengan SAP dan para politeknik untuk mendirikan SAP Skills University Singapore,”ujarnya.

Sementara Direktur Pelaksana, SAP Singapore,Khor Chern Chuen, menegaskan melengkapi tenaga kerja dengan keterampilan yang tepat menjadi hal yang sangat penting bagi organisasi atau ekonomi mana pun untuk siap di masa depan dan mengikuti dunia yang berkembang pesat saat ini karena disrupsi digital. “Dengan SAP Skills University Singapore, kami bertujuan untuk memfasilitasi pendidikan di bidang teknologi terkini dan melengkapi yayasan yang diajarkan di lembaga akademik dengan pembelajaran langsung melalui produk SAP dan pengalaman kerja. Ini adalah langkah penting dalam menutup kesenjangan antara permintaan dan penawaran untuk para profesional Teknologi Informasi dan Komunikasi yang berkualitas,”paparnya.

Dengan 3.700 tenaga kerja di seluruh Asia Tenggara (SEA), dan ribuan lainnya pada lebih dari 700 mitra dalam ekosistem SAP, SAP akan mengambil manfaat dari keahlian, pengetahuan, dan jaringannya guna memberikan pelatihan kepada para peserta pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan meningkatkan peluang mereka untuk mengamankan peran pilihan mereka. Melalui program University Alliance yang sudah berjalan lama, SAP saat ini bermitra dengan lebih dari 100 Institutes of Higher Learning di SEA untuk melaksanakan program pelatihan, di mana sekitar 12.000 pemuda mengambil pengembangan software SAP dan keterampilan manajemen setiap tahun. (nos)

Advertising
Advertising