IT & Seluler

Safetica Tangkal Ancaman Tingkatkan Produktivitas

20-08-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - Manusia masih menempati posisi pertama sebagai penyebab kebocoran data paling besar, baik melalui kesalahan tak direncanakan maupun yang dilakukan dengan sengaja (pencurian data). Menurut Crowd Research Partners, 67 persen kerentanan terbesar untuk ancaman orang dalam berasal dari karyawan yang dilakukan secara tidak sengaja, seperti salah copy file, salah kirim file, meninggalkan komputer dalam keadaan terbuka saat tidak dipakai, dan lain-lain.

Sementara, Ponemon Institute dalam studinya di tahun ini mengatakan bahwa 1 dari 4 kebocoran data disebabkan oleh orang dalam yang dilakukan dengan sengaja dengan motivasi finansial, spionase dan persaingan bisnis. Buntut dari tindakan kesalahan ini dapat berakibat fatal bagi keberlangsungan perusahaan, data perusahaan/instansi adalah data yang bukan saja penting tapi juga perlu dijaga kerahasiaannya.

Oleh karenanya perusahaan harus mengadopsi teknologi Data leak Prevention (DLP) Safetica untuk menetralisir segala macam ancaman keamanan. Teknologi Safetica mengacu pada perlindungan data rahasia agar tidak bocor kepada pihak yang tidak berwenang, dengan memonitor data yang digunakan saat dipenyimpanan dan transit, dan mencegah pelanggaran data secara real time.

Menutup kemungkinan karyawan melakukan kesalahan fatal baik disengaja atau tidak, Safetica memonitor semua aktivitas yang terjadi dalam perusahaan, memberikan perlindungan menyeluruh terhadap seluruh perangkat dan data perusahaan. Diantaranya, Safetica mendeteksi perilaku karyawan melalui prosedur pemantauan untuk mengatasi ancaman yang meningkat yang ditimbulkan oleh karyawan yang tidak terlatih, ceroboh atau jahat; Batasi akses karyawan ke situs web tertentu dengan memblokir situs web yang tidak pantas pada komputer yang terhubung secara on dan off network, terutama laptop di luar jaringan; Batasi hak pengguna berdasarkan peran pengguna di perusahaan.

Hanya ada delapan jam dalam hari kerja, perusahaan biasanya memanfaatkan waktu tersebut agar dapat secara efektif meningkatkan produktifitas perusahaan. Tapi bukan rahasia lagi jika karyawan sering menghabiskan waktu mereka dengan menjelajah di internet seperti media sosial, YouTube, gim atau menonton film saat jam kerja.

Di sini Safetica dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan efektifitas jam kerja yang berlaku. Untuk menghindari ketidakpastian apakah para karyawan benar-benar bekerja, Safetica mencatat setiap aktivitas yang dilakukan oleh endpoint mulai dari aplikasi, web browsing sampai pada ketukan pada keyboard, informasi tentang pengguna, time capturing, aplikasi dimana aktivitas itu berlangsung, dan lokasi aplikasi tersebut.

Screenshot juga dapat menjadi cara untuk mencatat aktivitas mereka dengan komputer dan mengekspos apa yang mereka lakukan selama jam kerja dengan menampilkannya pada layar mereka. Mengurangi biaya dengan menghilangkan print yang tidak perlu dan lisensi perangkat lunak yang tidak digunakan.

Mengurangi aktivitas tidak penting dan hemat biaya operasi. Safetica memberi perusahaan informasi yang dibutuhkan sehingga dapat memastikan bahwa biaya perangkat keras dan lunak yang mahal dan jaringan internet digunakan secara efisien.

Berbicara tentang Data Leak Prevention, Technical Consultant PT Prosperita-ESET Indonesia, Yudhi Kukuh, Senin (20/8/2018), mengatakan perusahaan membutuhkan efisiensi dan efektifitas dalam menjalani aktivitas hariannya. Sementara di saat yang sama mereka juga membutuhkan tingkat perlindungan data yang tinggi untuk mencegah terjadinya kebocoran data baik internal maupun eksternal.

”Dengan Safetica mereka bisa mendapatkan semuanya, ancaman dari luar dan dalam dapat ditangkal, di sisi lain produktivitas perusahaan kian meningkat seraya terus melakukan penghematan,”ujarnya. (nos)

Advertising
Advertising