IT & Seluler

Moka Raih Pendanaan Seri B USD24 Juta

13-09-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - Moka, startup terdepan penyedia layanan point-of-sale (POS) berbasis teknologi komputasi awan, menerima pendanaan Seri B senilai USD24 juta yang dipimpin oleh Sequoia Capital India. Ronde investasi ini didukung oleh investor baru, yakni Softbank Korea, EDBI, EV Growth, serta investor terdahulu Mandiri Capital, Convergence, dan Fenox.

Moka berkomitmen proyeksikan kepercayaan investor sebagai amunisi untuk mempercepat pengembangan produk yang mendukung pelaku bisnis. Dengan demikian, dapat membantu Moka tumbuh berkembang bersama dengan pelaku bisnis dari UMKM sampai dengan enterprise.

Hadir pada tahun 2014, Moka didirikan oleh Haryanto Tanjo dan Grady Laksmono untuk membantu pelaku usaha di seluruh Indonesia agar dapat menjalankan bisnisnya lebih mudah, tanpa harus terjebak dengan pekerjaan administratif yang banyak menyita waktu, seperti rekap penjualan dan rekonsiliasi stok. Sejalan dengan perluasan layanan Moka sejak satu tahun belakang, Moka telah berhasil menarik sektor bisnis F&B dan ritel dengan skala yang lebih besar melalui keunggulan dalam tampilan antarmuka yang intuitif, terintegrasi langsung dengan platform pembayaran elektronik, serta minimnya biaya pengeluaran yang diperlukan untuk dapat mengoperasikan sistemnya.

Saat ini, Moka telah dipercaya oleh lebih dari 12.000 bisnis yang terbagi menjadi tiga kategori industri yakni F&B, layanan jasa, dan ritel, serta berhasil memproses lebih dari 100 juta transaksi, dengan volume transaksi mencapai USD1 miliar per tahun.

CEO dan Co-Founder Moka, Haryanto Tanjo, Kamis (13/9/2018), menjelaskan, bahwa kepercayaan yang diberikan oleh para investor merupakan langkah konkret untuk mendukung bisnis Moka dalam memasuki babak terbaru sebagai pemimpin di industri POS Indonesia. “Kami bekerja keras jadi pemimpin dalam industri. Kami menyadari masih banyak hal yang harus dilakukan untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha. Dengan dukungan Sequoia dan investor lain, kami berkomitmen melayani seluruh merchant kami dengan lebih baik lagi, melalui penyediaan layanan inovatif agar mereka dapat terus mengembangkan bisnisnya dengan mudah,”paparnya.

Dalam mewujudkan komitmen memberikan end-to-end solutions bagi seluruh merchant, Moka telah memperluas kapabilitas pelayanannya melalui kerja sama strategis dengan perusahaan teknologi finansial di Indonesia. Kerja sama tersebut terwujud dalam tersedianya alternatif pembayaran baru bagi merchant, serta kemudahan untuk mendapatkan modal usaha.

Untuk kerja sama penerimaan pembayaran elektronik, kini Moka telah terintegrasi dengan OVO, TCash, AkuLaku, serta telah menandatangani kerja sama dengan beberapa partner lain seperti Dana dan Kredivo. Dengan kerja sama strategis ini, seluruh merchant Moka dapat menerima pembayaran elektronik langsung melalui aplikasi Moka.

Selain itu, Moka juga telah meluncurkan Moka Capital guna memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk mendapatkan tambahan modal usaha, melalui kerja sama perusahaan peer-to-peer lending yakni KoinWorks, Taralite dan Modalku.

Managing Director Sequoia Capital (India), Shailendra Singh, mengatakan Moka tidak hanya menghadirkan solusi inovatif yang dapat membantu pelaku usaha dalam mendigitalisasi operasi bisnisnya, namun juga memberikan kemudahan melalui opsi penerimaan pembayaran mulai dari uang tunai, kartu debit dan kredit, serta pembayaran digital seperti dompet digital dan layanan kredit online.

“Kami terinspirasi atas visi Moka untuk menjadikan platformnya sebagai aplikasi multifungsi bagi bisnis dan pembayaran. Dan sangat senang dapat bekerja sama dengan tim dari Moka yang memiliki kompetensi luar biasa dalam mencapai misinya,”ungkapnya.

Managing Director SoftBank Ventures Korea, Sean Lee, menyatakan Moka memiliki potensi yang besar untuk menjadi gerbang offline to online bagi usaha yang memperlukan segala jenis transaksi pembayaran elektronik, aplikasi, dan juga solusi perangkat lunak. “Kami percaya pendanaan dapat membantu Moka dalam memperkuat kepemimpinannya di industri POS digital dan mempercepat perluasan layanan ke bisnis di sekitarnya,”pungkasnya. (nos)

Advertising
Advertising