IT & Seluler

Cloudera-Hortonworks Merger Ciptakan Platform Data

19-10-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - Cloudera, Inc. (NYSE: CLDR) dan Hortonworks, Inc. (Nasdaq: HDP) bersama-sama umumkan bahwa kedua perusahaan telah menandatangani sebuah perjanjian definitif, di mana keduanya akan bergabung dalam merger setara semua saham. Transaksi tersebut, yang telah disetujui secara bulat oleh Dewan Direksi kedua perusahaan, akan melahirkan penyedia platform data generasi berikutnya yang terkemuka di dunia, yang mencakup multi-cloud, on-premise, dan Edge.

Kombinasi ini menetapkan standar industri untuk pengelolaan data cloud hybrid, sehingga mempercepat adopsi pelanggan, pengembangan komunitas, dan keterlibatan mitra. Chief Executive Officer Cloudera, Tom Reilly, Jumat (19/10/2018), menyatakan, bidang usaha kedua perusahaan saling melengkapi dan strategis. Dengan menyatukan investasi Hortonworks dalam pengelolaan data end-to-end dan investasi Cloudera dalam penyimpanan data dan pembelajaran mesin, pihaknya akan menghadirkan cloud data enterprise mulai dari Edge ke AI yang pertama di industri.

”Visi ini akan memungkinkan perusahaan untuk memajukan komitmen bersama kami terhadap kesuksesan pelanggan dalam mencapai transformasi digital,”ujarnya.

Sementara Chief Executive Officer Hortonworks, Rob Bearden, menegaskan, merger yang menarik ini akan memberikan nilai lebih bagi para pemegang saham masing-masing. Selain itu, memungkinkan pelanggan, mitra, karyawan dan komunitas open source meraih manfaat dari penawaran yang disempurnakan, skala yang lebih besar dan peningkatan daya saing biaya yang dimungkinkan oleh kombinasi ini.

“Bersama-sama, kami berada di posisi yang tepat untuk terus bertumbuh dan bersaing di pasar streaming dan IoT, pengelolaan data, penyimpanan data, pembelajaran mesin/AI, dan cloud hybrid. Yang terutama adalah kami akan mampu untuk menawarkan serangkaian penawaran yang lebih luas, yang akan memungkinkan para pelanggan kami untuk memanfaatkan nilai dari data mereka,”paparnya.

Berdasarkan ketentuan-ketentuan dari perjanjian transaksi, pemegang saham Cloudera akan memiliki sekitar 60 persen dari ekuitas perusahaan gabungan dan pemegang saham Hortonworks akan memiliki sekitar 40 persen. Pemegang saham Hortonworks akan menerima 1.305 lembar saham Cloudera untuk setiap saham Hortonworks yang mereka miliki, yang didasarkan pada rasio pertukaran rata-rata 10 hari dari harga kedua perusahaan hingga 1 Oktober 2018. Kedua perusahaan memiliki kombinasi nilai ekuitas fully-diluted sebesar USD5,2 miliar berdasarkan harga penutupan pada tanggal 2 Oktober 2018.

Adapun poin-poin penting dalam transaksi, yakni, melahirkan pemimpin dalam platform data generasi berikutnya dengan peningkatan skala dan sumber daya untuk menghadirkan cloud data enterprise yang pertama di industri, sehingga memberikan kemudahan dalam penggunaan dan elastisitas cloud publik mulai dari pusat data, ke Edge, dan di mana pun di antaranya.

Menciptakan platform terpadu yang superior dan standar industri yang jelas mulai dari Edge ke AI, yang secara substansial menguntungkan pelanggan, mitra, dan komunitas serta mengakselerasi pengembangan pasar dan mendorong inovasi di bidang IoT, streaming, penyimpanan data, cloud hybrid, dan pembelajaran mesin/AI.

Selain itu, memperluas peluang pasar dengan penawaran komplementer, termasuk Hortonworks DataFlow dan Cloudera Data Science Workbench. Meningkatkan kemitraan dengan vendor cloud publik dan pengintegrasi sistem.

Diperkirakan akan menghasilkan keuntungan finansial yang signifikan dan profil margin yang lebih baik, seperti pendapatan sekitar USD720 juta dengan lebih dari 2.500 pelanggan. Lebih dari 800 pelanggan dengan ARR lebih dari USD100.000; Lebih dari 120 pelanggan dengan ARR lebih dari USD1 juta; Lebih dari USD125 juta dalam sinergi biaya tahunan; Lebih dari USD150 juta cash flow pada tahun 2020 dan dana tunai sebanyak lebih dari USD500 juta, tanpa utang.

Menyusul selesainya transaksi, Chief Executive Officer Cloudera, Tom Reilly, akan bertindak sebagai Chief Executive Officer; Chief Operating Officer Hortonworks; Scott Davidson, akan menjabat sebagai Chief Operating Officer; Chief Product Officer Hortonworks; Arun C. Murthy, akan menjadi Chief Product Officer; dan Chief Financial Officer Cloudera; Jim Frankola, akan bertindak sebagai Chief Financial Officer, atas perusahaan gabungan. Chief Executive Officer Hortonworks, Rob Bearden, akan bergabung dengan dewan direksi. Anggota dewan direksi Cloudera saat ini, Marty Cole, akan menjabat sebagai Komisaris dewan direksi.

Dewan direksi perusahaan gabungan baru ini akan terdiri dari sembilan direktur. Sebanyak empat direktur, termasuk Rob Bearden, akan berasal dari jajaran dewan direksi Hortonworks. Sebanyak lima direktur, termasuk Tom Reilly, akan berasal dari jajaran dewan direksi Cloudera. Direktur kesepuluh akan dipilih oleh dewan direksi gabungan tersebut.

Mayoritas dewan direksi akan bersifat independen berdasarkan standar dari New York Stock Exchange. Transaksi ini tunduk pada persetujuan pemegang saham Cloudera dan Hortonworks, undang-undang antitrust (persaingan usaha) di AS dan persyaratan penutupan yang lazim lainnya. Direksi dan pejabat eksekutif Cloudera dan Hortonworks, serta entitas yang berafiliasi, masing-masing sepakat untuk memilih saham yang mereka pegang dalam mendukung transaksi. Kedua perusahaan memperkirakan akan dapat menyelesaikan transaksi pada kuartal pertama tahun 2019.

Morgan Stanley & Co. LLC bertindak sebagai penasihat keuangan bagi Cloudera, dan Fenwick & West LLP bertindak sebagai penasihat hukum bagi Cloudera. Qatalyst Partners bertindak sebagai penasihat keuangan bagi Hortonworks, dan Latham & Watkins LLP bertindak sebagai penasihat hukum bagi Hortonworks. (nos)

Advertising
Advertising