IT & Seluler

Teknologi AI Huawei Dukung Koleksi Busana Baru

13-05-2019

Milan, beritasurabaya.net - Huawei, perusahaan teknologi global, menggelar “Fashion Flair”, di superStudio yang ikonik di Milan, 9 Mei 2019 lalu. Ini suatu pendekatan gaya busana yang berbasiskan smartphone, yang mengkombinasikan kekuatan teknologi Artificial Intelligence (AI) di smartphone, dengan bakat manusia kreatif untuk menghasilkan desain busana yang kreatif dengan gaya apapun.

Guna mendukung peluncuran “Fashion Flair”, Huawei berpartner dengan Anna Yang, Direktur Kreatif dan Pendiri label busana ANNAKIKI untuk mengadakan dan menyelesaikan 22 koleksi busana pertama di dunia. Marketing & Retail Director Huawei CBG Italia, Isabella Lazzini, mengatakan, di Huawei pihaknya bercita-cita mengkombinasikan teknologi dengan pengalaman manusia, sehingga bisa mencapai lebih dari apa yang mungkin secara manusiawi, tapi tetap otentik seperti yang bisa dihadirkan oleh mata manusia.

“Ekspresi artistik dibangun atas inspirasi yang didapatkan oleh seniman dari tren yang mereka lihat di sekitarnya dan pengalaman mereka selama bertahun-tahun. Dengan “Fashion Flair”, kami telah menggunakan AI untuk menghadirkan ide alternatif bagi desainer busana dalam mengembangkan pakaian, yang semua dibangun di atas tren nyata dan pengalaman. Desain-desain yang dipamerkan di “Fashion Flair” diproduksi oleh AI kami yang didesain untuk merintis jalan ke terobosan kreatif dunia mode di masa depan,”ungkapnya.

Untuk menciptakan koleksi “Fashion Flair”, Huawei mengembangkan sebuah aplikasi orisinil “Fashion Flair” yang dilatih dengan meng-input puluhan ribu gambar busana ikonik dari kurun waktu 100 tahun terakhir, termasuk gambar koleksi spesifik dari ANNAKIKI. Dengan mengaplikasikan sejumlah filter dari desainer di dalam aplikasi itu, teknologi AI di HUAWEI P30 dan HUAWEI P30 PRO menciptakan semacam proposal awal untuk sebuah model busana, yang kemudian akan dikembangkan menjadi busana siap pakai oleh Anna Yang.

Begitu seluruh gambar sudah diproses, aplikasi tersebut mampu menciptakan proposal busana tanpa batas yang menghadirkan desainer dengan kemungkinan kreatif tanpa akhir. Busana karya Anna Yang, yang terkenal karena bakat kreatif busananya, telah dipamerkan di London, Paris dan Milan Fashion Weeks, dan telah dikenakan oleh para selebriti seperti Lady Gaga, Noah Cyrus dan Sfera & Basta.

"Untuk proyek ini, saya bereksperimen dengan sesuatu yang belum pernah lakukan sebelumnya, mengambil inspirasi dari teknologi AI pada smartphone sebagai ide awal desain saya,” tutur Anna Yang.

Anna melihat kekuatan AI pada Huawei P30 Pro menjadi sumber inspirasi yang tak ada habis-habisnya dan memungkinkan saya mendesain busana dengan cara yang berbeda. Bekerja sama dengan teknologi telah sangat menstimulasi dan ia yakin bahwa, di masa depan, teknologi akan memainkan peran khusus dalam dunia mode, membuka skenario yang sama sekali baru yang hari ini hanya dapat kita bayangkan.

Untuk merayakan koleksi pertama “Fashion Flair” ini, Anna Yang memilih untuk menggunakan rentang warna yang digunakan di produk Huawei P30 Series, dikombinasikan dengan output dari AI di aplikasi. Empat pakaian paling signifikan dalam koleksi busana itu mencerminkan warna berkilauan dari produk Huawei terbaru: Amber Sunrise, Breathing Crystal, Aurora dan Black. Hasil akhir busana koleksi ANNAKIKI untuk Huawei mengekspresikan kepribadian yang kuat, ditandai dengan vitalitas energetik, feminitas, kepercayaan diri, dan tekad.

“Fashion Flair” adalah sebuah proyek eksperimental yang mendemonstrasikan bagaimana teknologi bisa mempengaruhi proses kreatif. Proyek ini mewakili babak baru narasi “Humanly Possible”, suatu narasi yang mendebarkan di mana keinginan, impian, dan kebutuhan manusia adalah titik fokus, dan teknologi bertindak sebagai elemen yang memungkinkannya tercapai. (nos)

Advertising
Advertising