IT & Seluler

AMD Rilis AMD EPYC Generasi Kedua

10-08-2019

California, beritasurabaya.net - AMD (NASDAQ: AMD) didukung mitra ekosistem data center yang terus berkembang dan juga para pelanggan memperkenalkan keluarga prosesor AMD EPYC Generasi Kedua yang menghadirkan kepemimpinan performa pada berbagai pekerjaan-pekerjaan kelas enterprise, cloud, dan komputasi berperforma tinggi (High Performance Computing/HPC). Prosesor AMD EPYC memiliki hingga 64 buah core “Zen 2” yang dibangun dengan teknologi pemrosesan mutakhir 7nm untuk menghadirkan performa pemecah rekor sambil membantu mengurangi total cost of ownership (TCO) hingga 50 persen pada berbagai pekerjaan.

Pada kesempatan tersebut, Google dan Twitter mengumumkan adopsi prosesor AMD EPYC Generasi Kedua. Kemudian, HPE dan Lenovo juga mengumumkan ketersediaan dari platform-platform baru.

President dan CEO, AMD, Lisa Su, Sabtu (10/8/2019), mengatakan, pihaknya menetapkan standar baru untuk data center modern dengan diluncurkannya prosesor AMD EPYC Generasi Kedua yang memberikan performa pemecah rekor, dan TCO yang secara signifikan lebih rendah di berbagai jenis pekerjaan. “Adopsi prosesor server unggulan baru milik kami ini turut dipercepat oleh banyak pengguna baru dari kelas enterprise, cloud, dan HPC yang telah memilih prosesor EPYC untuk memenuhi tuntutan kebutuhan komputasi server,”tukasnya.

Sementara Google vice president of Engineering, Bart Sano, menjelaskan, prosesor AMD EPYC Generasi Kedua akan membantu untuk terus melakukan yang terbaik bagi data center =nya yakni berinovasi. “Performa komputasi, memori, dan I/O dari prosesor tersebut akan meningkatkan kemampuan kami untuk mendorong inovasi ke depan pada infrastruktur kami dan akan memberikan pelanggan Google Cloud fleksibilitas untuk memilih yang terbaik untuk pekerjaan VM mereka,”ungkapnya.

Prosesor AMD EPY Generasi Kedua dirancang khusus untuk pekerjaan data center modern, menghadirkan kombinasi fitur-fitur ideal bagi para penggunanya untuk membantu membuka kunci performa dan mendefinisikan ulang ekonomik dalam virtualisasi, cloud, HPC, dan enterprise. Untuk data center enterprise, prosesor-prosesor AMD EPYC Generasi Kedua menawarkan performa aplikasi Java hingga 83 persen lebih baik, performa SAP SD 2 Tier hingga 43 persen lebih baik daripada kompetitor, dan memberikan performa rekor dunia pada Real Time Analytics dengan Hadoop.

Untuk pekerjaan cloud dan virtualisasi modern, prosesor AMD EPYC Generasi Kedua memberikan performa virtualisasi pemecah rekor yang mendefinisikan ulang ekonomik pusat data. Untuk High Performance Computing (HPC), prosesor AMD EPYC Generasi Kedua menawarkan kombinasi tak tertandingi dari performa floating point pemecah rekor dan bandwidth memory DRAM dan I/O terbanyak di kelasnya untuk pekerjaan HPC super cepat, termasuk hingga 2 kali lipat performa computational fluid dynamics yang lebih baik dan performa analisis struktural hingga 72 persen lebih tinggi.

Prosesor AMD EPYC Generasi Kedua mengkombinasikan performa, arsitektur, dan fitur keamanan unggulan untuk memenuhi tuntutan tantangan yang dihadapi pusat data. Ekosistem AMD EPYC terus tumbuh dengan lebih dari 60 partner pendukung pada hari pertama peluncuran. Ekosistem luas dari partner termasuk ODM seperti Gigabyte dan QCT, IHV seperti Broadcom, Micron, dan Xilinx, juga dukungan sistem operasi termasuk Microsoft dan berbagai distribusi Linux.

Untuk kolaborasi Linux Canonical, Redhat, dan SUSE dengan AMD pada pengetesan dan validasi solusi berbasis prosesor AMD EPYC Generasi Kedua untuk serangkaian luas kasus-kasus untuk pusat data. Validasi ini membantu prosesor AMD EPYC Generasi Kedua untuk mendapatkan lebih dari 2 kali lipat perkembangan pada platform dibandingkan prosesor EPYC Generasi Pertama.

Senior Director of Engineering Twitter, Jennifer Fraser, menegaskan, Twitter berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan dari data center dengan menemukan cara inovatif untuk meningkatkan efisiensi daya. Prosesor AMD EPYC Generasi Kedua memberi performa dan konsumsi energi yang sesuai dengan kebutuhan untuk menjalankan komitmen tersebut, namun masih mendukung volume trafik tinggi pada platform.

“Dengan menggunakan prosesor AMD EPYC 7702, kami dapat menskalakan clusters komputasi kami dengan lebih banyak core pada ruang yang lebih kecil dan mengkonsumsi daya yang lebih sedikit pula, yang terhitung sebagai pengurangan TCO hingga 25 persen pada Twitter,”ujarnya.

Senior Vice President and General Manager, Volume Global Business Unit HPE, Justin Hotard, menambahkan, para pelanggan masa kini mencari server-server aman yang telah dioptimalkan untuk pekerjaan yang dapat memberikan pengalaman dan nilai baru bagi para pelanggannya. “Dengan tambahan dari server-server baru berprosesor AMD EPYC Generasi Kedua pada portfolio kami, HPE memberikan nilai performa dan efisiensi pemecah rekor yang belum pernah dicapai sebelumnya yang sejalan dengan pekerjaan-pekerjaan cloud dan pusat data, dan kemampuan keamanan tak tertandingi. Kami akan terus memberikan produk-produk inovatif bersama AMD dan terus membangun kerjasama kolaboratif jangka panjang kami,”pungkasnya. (nos)

Advertising
Advertising