IT & Seluler

F5 Hadirkan NGINX Controller Generasi Terbaru

14-02-2020

Jakarta, beritasurabaya.net - F5 Networks (NASDAQ: FFIV) hari ini memperkenalkan NGINX Controller 3.0, Jumat (14/2/2020). Ini sebuah solusi penyediaan aplikasi cloud-native yang dapat membantu perusahaan-perusahaan membuat bisnis mereka lebih lincah dengan risiko yang lebih rendah, serta meningkatkan pengalaman digital para pelanggan mereka.

NGINX Controller 3.0 dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, dengan menawarkan platform layanan mandiri multi-cloud pertama yang membuat friksi antara DevOps, NetOps, SecOps, dan pengembang aplikasi tidak terjadi lagi.

NGINX Controller menggabungkan beragam layanan aplikasi, termasuk load balancing, manajemen API, analitik, dan service mesh dengan pendekatan yang difokuskan pada aplikasi. Dengan platform ini, pemakaian tool yang berlebihan akan berkurang sehingga sebuah perusahaan dapat mempercepat implementasi aplikasi mereka.

Selain itu, platform ini memberikan kinerja dan analitik yang jauh lebih baik, serta total biaya kepemilikan yang lebih rendah. SVP dan GM NGINX di F5, Gus Robertson, menjelaskan, ini merupakan peluncuran produk skala besar pertama sejak NGINX bergabung dengan F5 pada bulan Mei 2019.

Hal ini juga menegaskan proposisi nilai yang unik dari NGINX dan F5 secara bersama-sama. Controller 3.0 menyediakan fondasi bagi pengembang dan layanan mandiri DevOps yang kapasitasnya dapat terus ditingkatkan.

”Kami telah merancang pengalaman pengguna yang dipusatkan pada aplikasi, yang merupakan aset yang paling dipedulikan oleh perusahaan. Ini sangat berbeda dengan solusi-solusi sebelumnya yang fokusnya pada infrastruktur. Selain itu, aplikasi-aplikasi milik pelanggan kini dapat dikonfigurasi oleh API terbaru. Kami sangat senang dapat mencapai tonggak penting ini. Tetap nantikan kabar terbaru seiring dengan upaya kami untuk terus menambahkan nilai di setiap rilis bulanan,”paparnya.

Sebagai solusi cloud-agnostic (dapat dijalankan pada lingkungan cloud mana pun), NGINX Controller memberi kemudahaan kepada para pelanggan untuk menghadirkan dan mengotomatisasi berbagai layanan aplikasi yang lebih komprehensif dan konsisten di lingkungan multi-cloud.

Senior Director, Ansible Automation, Red Hat, Tom Anderson, melihat, otomatisasi dalam pipeline CI/CD selalu menjadi sarana penting bagi perusahaan agar bisa menyediakan aplikasi, layanan, dan pengalaman digital yang berbeda secara lebih efisien,

“NGINX Controller membantu para pelanggan kami untuk dapat melakukan otomatisasi di seluruh siklus aplikasi sehingga mendorong kolaborasi antara tim-tim yang berbeda dan mempercepat penyediaan layanan terbaru di pasar,”ujarnya.

Integrasi NGINX Controller dengan vendor tool CI/CD utama seperti Ansible dan Datadog juga akan sangat membantu tim DevOps. Developer Portal dapat membantu pengembang melihat dokumentasi untuk API yang ditampilkan melalui Controller. Certificate manager yang terpasang menyimpan sertifikat SSL/TLS secara aman agar mudah dikaitkan dengan aplikasi.

Selain itu, platform ini memangkas biaya modal dan operasional secara signifikan karena tidak ada lagi tool yang digunakan secara berlebihan, seperti yang banyak dihadapi perusahaan-perusahaan saat ini. NGINX Controller tidak hanya dapat mendukung perusahaan-perusahaan ketika mereka pindah ke cloud baru atau mengadopsi teknologi baru yang menyederhanakan dan mempercepat penerapan aplikasi modern, tetapi juga membantu mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan.

Direktur Produk di Datadog, Michael Gerstenhaber, mengatakan, NGINX telah terbukti merupakan paket software yang paling banyak diadopsi berdasarkan laporan tahunan Container and Orchestration. Dan sangat diperlukan untuk menjalankan layanan terdistribusi.

”Kami amat senang melihat F5 berinvestasi untuk membuat tool-tool baru, dan bermitra dengan mereka dalam menyediakan kemampuan untuk mengawasi untuk tim-tim produk yang memberikan solusi  andal dan berkinerja bagi para pelanggan mereka,”ungkapnya.

Solusi-solusi penyediaan aplikasi dan manajemen API tradisional seringkali menyesuaikan dengan infrastruktur yang mendasarinya bukan dengan aplikasinya itu sendiri. Hal ini menyulitkan pengelolaan kinerja aplikasi dan juga mempertahankan visibilitas aplikasi.

Dengan NGINX Controller 3.0, para pelanggan dapat membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi tim mereka yang fokus pada pengembangan aplikasi-aplikasi modern serta memastikan agar tata kelola dilakukan secara tepat. Personil DevOps, NetOps, SecOps, dan AppDev kini dapat menikmati manajemen layanan mandiri dan pemantauan  aplikasi secara tersendiri berdasarkan peran, serta alur kerja yang dirancang untuk mendukung kolaborasi tanpa batas di seluruh tim fungsional.

Technical Solutions Architect di World Wide Technology, Clint Huffaker, menjelaskan, ketika perusahaan-perusahaan semakin bergantung pada arsitektur aplikasi modern untuk memberikan pengalaman digital kepada pelanggan, mereka membutuhkan kemampuan untuk menerapkan dan mengelola layanan di berbagai lingkungan dan lokasi.

Pihaknya bekerja sama erat dengan F5 sebagai penyedia solusi teknologi global dan integrator sistem dan NGINX Controller dalam memberikan rangkaian penawaran solusi yang luas kepada para pelanggan bersama agar dapat melakukan implementasi secara cepat demi mendukung penerapan hybrid dan multi-cloud secara terpadu di masa depan.

”Kami sangat senang dapat menghadirkan NGINX dan solusi F5 lainnya di Advanced Technology Center WWT, di mana para pelanggan dapat melihat demonstrasi dan mendapatkan akses langsung ke solusi-solusi IT terbaru,”tambahnya.

Dashboard intuitif yang berisi data real-time yang berpusat pada aplikasi dapat membantu mereka memahami keamanan dan kinerja aplikasi dengan cara yang mudah. NGINX Controller menyediakan analitik dan informasi berharga untuk membantu aplikasi dalam beradaptasi, melindungi, memperbaiki, dan mendorong pencapaian bisnis, termasuk mengatur ambang batas yang dikaitkan dengan uptime dan kinerja.

Dengan demikian, para anggota tim memiliki kemampuan cerdas untuk meningkatkan kinerja aplikasi berdasarkan kondisi saat ini, serta memasukkan pembelajaran dan analisis tren ke dalam siklus pengembangan yang sedang berlangsung. Waktu yang diperlukan untuk memperbarui aplikasi, baik untuk perluasan penggunaan ataupun untuk menambahkan fitur keamanan berdasarkan ancaman baru, juga dapat dikurangi secara signifikan.

Pengguna juga dapat memperoleh metrik historis dan melihat berbagai kejadian melalui penggunaan API, sebuah keputusan desain yang dibuat untuk mengoptimalkan pengalaman DevOps. Selain itu, tersedia juga opsi penyimpanan yang fleksibel guna memastikan agar data analitik selalu dapat diakses kapan saja dan di mana saja ketika diperlukan, bahkan ketika terjadi gangguan.

Kemampuan ini dapat meningkatkan visibilitas di seluruh metrik kinerja sehingga para pelanggan dapat menyediakan aplikasi tradisional maupun modern sesuai kebutuhan.

NGINX Controller 3.0 umumnya saat ini telah tersedia, dengan fitur-fitur tambahan yang akan dirilis sepanjang tahun ini, termasuk service mesh, yang diperkirakan akan mulai tersedia pada musim panas 2020. (nos)

Advertising
Advertising