Kesehatan

Membangun Ikatan Bisa Lewat Bahasa Kasih

17-09-2017

Surabaya, beritasurabaya.net - Membangun ikatan ini dapat dilakukan dengan berbagai cara sederhana yang disampaikan melalui bahasa kasih yang juga bermacam-macam. Seperti halnya, Happy Wonderland yang menawarkan suasana ceria penuh imajinasi untuk dinikmati seluruh keluarga.

Hal ini disampaikan Brand Manager Nestlé Lactogrow Gusti Kattani Maulani, di sela penyelenggaraan Happy Wonderland di Surabaya, setelah sebelumnya digelar di Solo, Jakarta, Banjarmasin, Lampung, Pekanbaru, Bekasi, Manado, Malang dan Makassar.

“Kami memahami bagaimana kebahagiaan keluarga berperan penting dalam pembentukan karakter dan tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, Nestlé Lactogrow ingin terus menyediakan wadah yang dapat memperkuat ikatan orang tua dengan anak, agar si Kecil dapat mencapai tumbuh kembang optimalnya,”ujarnya.

Sementara itu, Psikolog Elizabeth Santosa, M.Psi., Psi., ACC, mengatakan waktu berkualitas keluarga sebagai salah satu bagian dari pola pengasuhan telah terbukti memiliki efek yang signifikan terhadap perilaku sosial dan emosional serta perkembangan kognitif anak. “Waktu keluarga yang berkualitas adalah waktu yang dihabiskan dengan memberikan perhatian penuh tanpa gangguan,”ungkapnya.

Dengan menghabiskan waktu bersama keluarga, tegas Elizabeth, anak dapat belajar tentang makna dan nilai keluarga serta lebih mengenal siapa dirinya. Anak yang merasakan waktu berkualitas bersama keluarga dapat tumbuh menjadi anak yang penuh kasih sayang, menyenangkan, ramah, adaptif, dan mudah berteman.

Menurut Elizabeth, salah satu langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk menciptakan waktu keluarga yang berkualitas adalah dengan menerapkan Bahasa Kasih Anak (Love Languages of Children).

Selain waktu yang berkualitas, kesehatan saluran cerna juga memainkan peranan penting dalam kebahagiaan dan tumbuh kembang anak. DR. Dr. Saptawati Bardosono, MSc. selaku ahli gizi medik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menjelaskan, saluran cerna yang sehat dapat mempengaruhi kualitas penyerapan zat gizi dari makanan, kecerdasan otak, dan sistem imunitas. Salah satu ciri pencernaan sehat adalah adanya keseimbangan komunitas mikrobiota baik pada usus.

”Bila komposisi mikrobiota saluran cerna anak dalam keadaan seimbang, maka akan terjadi komunikasi timbal-balik antara saluran cerna dengan otak yang mengatur fungsi kognisi, perilaku dan karakter anak,”tambahnya.

DR Tati pun berbagi kiat-kiat menjaga kesehatan saluran cerna agar anak dapat bermain dengan ceria. “Agar anak terhindar dari ketidakseimbangan mikrobiota (disbiosis), anak perlu diberi nutrisi berupa bakteri baik, seperti Lactobacillus reuteri, serta zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral,”paparnya.

Dalam acara Nestlé Lactogrow Happy Wonderland di Surabaya, hadir pasangan selebriti Fachri Albar dan Renata Kusmanto. Mereka menceritakan bagaimana belajar untuk menyampaikan bahasa kasih sesuai dengan kebutuhan sang buah hati River Albar. River lebih senang berinteraksi secara fisik, sehingga Fachri dan Renata berusaha untuk menunjukkan kasih sayang dengan cara membelai, memeluk, mencium ataupun melakukan aktivitas bermain yang melibatkan sentuhan misalnya seperti gulat ringan.

”Namun, meskipun River lebih senang sentuhan fisik, saya dan Renata juga tetap menunjukkan kasih sayang melalui empat tipe bahasa kasih lain agar River dapat mengenal dan merasakan beragam bentuk kasih sayang. Hal ini kami pelajari saat mengikuti Lactogrow Happy Wonderland. Selain dapat memahami bahasa kasih anak dengan lebih baik, melalui acara ini kami juga jadi lebih terinspirasi untuk lebih sering meluangkan waktu untuk bermain bersama River agar ia bisa tumbuh dan berkembang secara lebih optimal,”ujar Fachri Albar. (nos)

Advertising
Advertising