Kesehatan

Kalbe Group Gelar Khitanan Massal

01-12-2017

Surabaya, beritasurabaya.net - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak perusahaannya PT Hexpharm Jaya bekerja sama dengan Asosiasi Rumah Sakit Nahdatul Ulama (ARSINU) menyelenggarakan khitanan massal yang diikuti kurang lebih 135 anak di RSI Darus Syifa Surabaya, Jumat (1/12/2017).

Kegiatan ini dihadiri oleh Drs. H. Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Timur yang didampingi oleh Dr. dr. H.M. Zulfikar Asad MMR, Ketua ARSINU dan Bonny Anom, Group Product Manager PT Hexpharm Jaya. Selain khitanan juga diadakan edukasi kesehatan bagi masyarakat mengenai penanganan luka yang bersih dan nyaman, serta pemeriksaan kesehatan gratis berupa tensi, cek gula dan konsultasi kesehatan bagi warga setempat.

Group Product Manager PT Hexpharm Jaya, Bonny Anom, mengatakan Kalbe akan terus mewujudkan komitmennya terhadap kesehatan masyarakat khususnya kesehatan anak di Indonesia. Kegiatan khitan akan dilakukan di beberapa kota di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat, yang ditujukan bagi anak kurang mampu dan kesulitan dalam mengakses fasilitas kesehatan karena berbagai faktor.

”Kami berharap tingkat kesehatan anak di Indonesia terus meningkat karena anak merupakan generasi penerus bangsa dan negara ini,”lanjut Bonny.

Ketua ARSINU, Dr. dr. H.M. Zulfikar Asad MMR, mengatakan, ARSINU menyambut baik kerja sama ini yang merupakan kali kedua melakukan kegiatan sosial berupa khitanan massal. Sebagai asosiasi rumah sakit NU, pihaknya berkomitmen untuk terus berperan aktif memajukan RS NU dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan peningkatan kesehatan anak, karena anak sehat dan shaleh adalah harapan masa depan bangsa.

”Kegiatan khitanan massal di Surabaya bersama ARSINU dan Kalbe Farma akan terus berkelanjutan, dimana akan diselenggarakan di RS-RS jejaring NU,”lanjut Zulfikar.

Selain khitanan massal, juga diadakan edukasi kesehatan bagi masyarakat sekitar dengan topik Penanganan Luka yang Bersih dan Nyaman, yang disampaikan oleh Medical Senior Executive PT Kalbe Farma Tbk, dr. Nugroho Nitiyoso. Dalam edukasi ini akan disampaikan mengenai penanganan seputar luka seperti luka paska sirkumsisi, luka bakar, luka lecet karena jatuh dan pencegahan agar luka tidak menjadi kronik.

Sunat atau Khitan atau sirkumsisi adalah tindakan memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan dari penis. Dengan tujuan menjaga penis dari smegma dan sisa-sisa urin, menjaga terjadinya infeksi pada gland atau preputium penis.

Risiko untuk terjadinya infeksi saluran kencing (ISK) pada anak usia 1 tahun yang belum disirkumsisi 10 kali lipat dari yang sudah dilakukan sirkumsisi. Peningkatan resiko ini disebabkan akibat kolonisasi kuman-kuman pathogen dari urin diantara gland penis dan lapisan kulit preputium bagian dalam. (nos)

Advertising
Advertising