Kesehatan

1500 Orang Ramaikan Surabaya Health Season

03-05-2018

Surabaya, beritasurabaya.net - Dalam rangka menyambut peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-725, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Dinas Kesehatan kembali mengadakan acara bertajuk Surabaya Health Season (SHS). Sebanyak 1500 orang akan meramaikan gelaran acara ini, Sabtu (5/5/2018), di Taman Surya, dengan mengangkat tema “Budaya Kesehatan Pasien, Meningkatkan Mutu Kesehatan”.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, drg. Yohana Sussie Emissa mengatakan ada beberapa kegiatan menarik meramaikan SHS 2018. Seperti kegiatan konsultasi tentang obat oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), kemudian Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) akan memberikan konsultasi dan pemeriksaan sederhana.

Dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama-sama dengan Ikatan Laboratorium Kesehatan Indonesia (ILKI) juga akan melakukan konsultasi terhadap hasil pemeriksaan (kesehatan). Dalam jumpa pers di Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Kamis (3/5/2018), Sussie, menjelaskan, selain acara pemeriksaaan kesehatan secara gratis, juga diadakan acara imunisasi hepatitis dan difteri secara simbolis kepada petugas lapangan. Seperti pada petugas lapangan DKRTH, Linmas, Satpol-PP, PDAM dan Dinas Sosial.

Pada sabtu lusa juga akan melibatkan pameran UKM binaan dari beberapa dinas terkait. Seperti Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), serta Dinas Koperasi untuk bersama-sama meramaikan gelaran SHS tahun 2018 di Taman Surya. “Harapannya masyarakat juga mengenal bahwa di Surabaya ini banyak UKM yang bisa bersaing dengan daerah lain,” imbuhnya.

Ketua Panitia Surabaya Health Seasion (SHS), dr. Pudjo Hartono, SP. OG mengatakan, dalam acara pembukaan SHS, nantinya semua tenaga medis kesehatan ikut terlibat. Antara lain, dokter spesialis, dokter umum, bidan, perawat, farmasi, laboratorium, rekan optik. “Kita harapkan pada SHS kali ini bisa menggerakkan dirinya untuk menuju ke perbaikan. Termasuk pada fasilitas kesehatannya, seperti apotik dan lab. Jadi peningkatan tidak hanya pada orangnya saja,”ujarnya. (tia)

Advertising
Advertising