Kesehatan

Combantrin-LPAI Ajak 500 Anak Bermain Bersama

05-05-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), PT Johnson & Johnson Indonesia, melalui salah satu merek unggulannya, Combantrin, bersama Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) serta didukung Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menghimbau masyarakat khususnya para orangtua membangkitkan semangat bermain dan belajar melalui gerakan nasional #JamMainKita. Mereka mengundang sekitar 500 anak Indonesia dan lebih dari 100 tenaga pendidik beserta orangtua untuk bermain permainan tradisional bersama di halaman Istana Merdeka, Jumat (4/5/2018) kemarin, dengan tema “Bermain Dengan Gembira”.

Gerakan #JamMainKita memiliki tujuan yang sejalan dengan visi pemerintah sebagaimana tertuang dalam himbauan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang mendorong metode belajar lebih banyak dilakukan di luar ruangan. Ini bertujuan agar generasi muda dapat beradaptasi dan merasakan konkritnya pembelajaran yang didapatkan.

Pendidikan bukan semata-mata hanya untuk urusan akademik, tetapi dapat diperoleh sambil bermain dan belajar, seperti konsep yang diadaptasi dalam permainan tradisional. Bermain permainan tradisional tidak hanya akan mengembangkan karakter anak, namun juga mengajarkan anak-anak tentang pentingnya kebudayaan dan kemajemukan bangsa.

Menteri Sosial Republik Indonesia, Idrus Marham sangat mendukung adanya gerakan nasional #JamMainKita yang mengangkat nilai-nilai budaya Indonesia melalui permainan tradisional. “Harapan kami ke depan, #JamMainKita tidak hanya sebagai sebuah selebrasi, tetapi juga dapat menjadi sebuah kebijakan resmi terkait pendidikan anak, seperti Inpres (Instruksi Presiden) dan Permen (Peraturan Menteri), supaya bermain permainan tradisional di luar ruangan dapat menjadi salah satu kurikulum sekolah, serta mendapat dukungan berupa penyediaan fasilitas ruang publik yang aman bagi anak-anak untuk bermain permainan tradisional,”paparnya.

Presiden Direktur PT Johnson & Johnson Indonesia, Lakish Hatalkar, menjelaskan, dengan kemajuan teknologi, saat ini banyak keluarga Indonesia mengandalkan gawai (gadget). Bahkan lebih menyukai apabila anak-anak mereka memilih bermain di dalam rumah.

Kondisi ini telah mengubah definisi anak-anak tentang bermain. Padahal bermain permainan tradisional di luar ruangan banyak melibatkan aktivitas fisik yang mendorong stimulasi motorik dan psikologis anak yang akan membantu perkembangannya.

Lakish berharap melalui gerakan nasional #JamMainKita, tenaga pendidik dan orangtua tergerak untuk membebaskan anak-anaknya bermain di luar, khususnya bermain permainan tradisional sebagai sarana mendidik mereka dalam mengajarkan nilai-nilai sosial, pembentukan karakter dan kecintaan akan budaya, dengan cara yang seru dan mengasyikkan. Oleh karena itu, untuk mendukung gerakan ini dan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, pihaknya turut mengundang 500 anak yang terdiri dari anak sekolah, anak panti, anak termarjinalkan dan anak disabilitas beserta guru dan orangtuanya untuk bermain dengan gembira di halaman Istana Merdeka bersama Presiden Jokowi. (nos)

Teks foto :

Anak bisa belajar sampai bermain di luar ruang.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising