Kesehatan

Johnson & Johnson Beri Anak-Anak Alasan Tersenyum

25-09-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - PT Johnson & Johnson Indonesia terus berkomitmen dalam kepedulian dan peningkatan kesehatan masyarakat Indonesia melalui sejumlah inisiatif yang dilakukannya, termasuk diantaranya adalah program Volunteer Month.

Setiap tahun selama tiga tahun terakhir, karyawan di Johnson & Johnson Indonesia memanfaatkan program Volunteer Month dan berpartisipasi dalam sejumlah kelompok untuk upaya penggalangan dana dalam rangka membantu anak-anak Indonesia mendapatkan operasi bibir sumbing gratis. Dalam penggalangan dana, para relawan dan karyawan bebas untuk menciptakan program menyenangkan yang sebagian besar ditargetkan untuk audiens internal dalam organisasi.

Bibir sumbing dan celah langit-langit pada mulut merupakan cacat lahir dimana bagian bibir atau langit-langit (jaringan lunak di bagian atas mulut) hilang atau tidak sempurna. "Anak-anak yang lahir dengan kelainan ini tumbuh dengan stigma negatif dan kurang diterima di masyarakat. Cacat lahir tersebut mampu memengaruhi ucapan sehingga mereka tidak dapat mengucapkan suara/kata tertentu, yang membuat mereka terdengar tidak cerdas,"demikian penjelasan Country Leader of Communications & Public Affairs, PT Johnson & Johnson Indonesia, Devy Yheanne, Selasa (25/9/2018).

Sebagai salah satu negara berkembang dengan jumlah populasi terbesar keempat di dunia, bibir sumbing masih menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Berdasarkan Riskesdas 2013, prevalensi anak berusia 24-59 bulan dengan satu jenis kelainan mencapai 0,53 persen, dengan persentase anak yang mengalami bibir sumbing sebesar 0,08 persen.

Melihat kondisi tersebut, Johnson & Johnson Indonesia berfokus kepada program operasi bibir sumbing sejak tahun 2016. Tahun ini, volunteer month berlangsung sejak bulan Agustus-September 2018. Dan sebagai puncak dari Volunteer Month, Johnson & Johnson Indonesia mengadakan Family & Patient Gathering pada Sabtu (22/9/2018) lalu, di Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP Iptek) Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

Presiden Direktur Johnson & Johnson Indonesia, Lakish Hatalkar, mengatakan, bulan relawan (volunteer month) adalah bagian dari program Indonesia Community Impact yang merupakan kegiatan CSR Johnson & Johnson Indonesia. Program tahunan ini merupakan refleksi nyata dari komitmen Johnson & Johnson Indonesia untuk mengajak karyawan berpartisipasi secara aktif dalam membantu komunitas dan masyarakat.

Pada kesempatan kali ini, Johnson & Johnson Indonesia bekerja sama dengan salah satu mitra-nya, yakni Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) untuk bersama-sama terus mendukung gerakan nasional Combantrin #JamMainKita, sekaligus mengundang Kak Seto sebagai narasumber tamu. Dalam kegiatan #JamMainKita, perusahaan juga turut memperkenalkan kembali permainan tradisional Indonesia kepada para keluarga karyawan dan keluarga pasien yang turut diundang. (nos)

Teks foto :

Kegiatan Patients & Families yang digelar Johnson & Johnson Indonesia bekerja sama dengan salah satu mitra-nya, yakni Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI).

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising