Kesehatan

Hand Rejuvenation Atasi Penuaan Pada Tangan

29-09-2018

Surabaya, beritasurabaya.net - Bertambahnya usia juga mempengaruhi perubahan kulit. Kerutan serta flek muncul menjadi salah satu tanda-tanda penuaan. Kerutan tak hanya muncul di bagian wajah saja. Punggung tangan juga bisa berkerut karena bertambahnya usia.

Kerutan hingga flek pada punggung tangan ini akan mengurangi kepercayaan diri dalam berpenampilan. Apalagi saat bertemu dengan banyak orang dan berjabat tangan.

Kini, tak perlu khawatir lagi dengan kondisi punggung tangan yang tak sedap dipandang karena masalah kerutan atau flek. Karena di Skin A Dermatology and Aesthetic Clinic memiliki alat baru yang bisa mengurangi masalah tersebut. 

Di hadapan puluhan member Skin A Dermatology and Aesthetic Clinic, Sabtu (29/9/2018), Dr. Ellen Sidowati, Sp.KK mengungkapkan penuaan pada tangan ditandai oleh atrofi kulit (lapisan kulit menipis), vena reticular (pembuluh darah yg mengembang) yang menggembung, keratosis seboroik, ruang intermetakarpal yang dalam (adanya cekungan diantara jari tangan), tulang dan tendon menonjol, lentigosolaris (lentigo solaris) dan skin laxity.

Masalah-masalah tersebut bisa diatasi dengan terapi Hand Rejuvenation. Terapi yang baru diluncurkan ini bisa dilakukan dalam berbagai perawatan.

Dr.Ellen menjelaskan terapi tersebut yakni Chemical Skin Peels. Terapi ini berfungsi untuk meregenerasi kulit dengan satu atau lebih bahan peeling pada kulit, sebagai pengikis epidermis dan dermis serta meregenerasi jaringan epidermis dan dermis yang baru.

Laser Fractional eCO2, prosedur laser ini membantu untuk meremajakan kulit. “eCO2 termasuk jenis laser fractional, yaitu ribuan kolom laser mikroskopis yang tidak terlihat mata. Dan merangsang produksi kulit baru yang lebih baik, halus, sehat untuk menggantikan jaringan kulit yang rusak,”ungkap dr. Ellen.

Selain digunakan pada punggung tangan, eCO2 dapat digunakan untuk berbagai masalah kulit di berbagai area kulit seperti wajah, leher, tangan, dan lain-lain. Laser Photorejuvenation, terapi ini merupakan tindakan peremajaan kulit dengan merangsang produksi kolagen baru dalam kulit. Photorejuvenation menggunakan laser non-ablatif (tanpa luka), singkat, relatif tidak nyeri dan tanpa pengelupasan  sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari.

Skin Booster, terapi ini dijelaskan Dr.Ellen, mengisi lapisan kulit dengan asam hyaluronat. Berbentuk seperti gel yang terdapat di antara kolagen dan elastin pada lapisan dermis kulit. Dr. Ellen menambahkan, semua terapi memiliki keunggulan masing-masing. Sehingga untuk hasil yang memuaskan, terapi bisa dikombinasikan.

Peluncuran terapi Hand Rejuvenation dimeriahkan dengan ajang grand final SkinAmbassador 2018. (nos)

Teks foto :

Dr.Ellen (kanan) saat menjelaskan proses terapi Hand Rejuvenation pada kustomer loyal.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising