Kesehatan

Edukasi CTPS Lifebuoy Tingkatkan Frekuensi CTPS

15-10-2020

Jakarta, beritasurabaya.net - Program edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang dilakukan Lifebuoy sejak 2004, berdampak signifikan terhadap pola bersih pada anak-anak. Dari hasil riset internal, anak-anak sekolah yang terpapar edukasi menunjukkan kenaikan terhadap frekuensi cuci tangan. Awalnya, 3 kali sehari meningkat menjadi 5 kali sehari.

Hal ini memberikan bukti nyata bahwa program edukasi CTPS memberikan dampak nyata dan berpengaruh terhadap kebiasaan anak-anak melakukan cuci tangan.

Demikian disampaikan Head of Skin Cleansing and Baby Unilever Indonesia, Maulani Affandi, dalam virtual press conference, Kamis (15/10/2020), memperingati Hari Cuci Tangan Se Dunia tahun ini.

Maulani menjelaskan dalam edukasi yang dilakukan Lifebuoy melibatkan para praktisi kesehatan, dokter cilik sekolah dan ibu-ibu Posyandu. “Para dokter cilik menularkan materi edukasi pada teman-teman sekolahnya. Dan terbukti edukasi bisa meningkatkan frekuensi cuci tangan yang dilakukan anak-anak,”tukasnya.

Sejalan dengan semangat peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia tahun ini, Lifebuoy telah berhasil menjangkau lebih dari 100 juta tangan bersih di Indonesia melalui program edukasi CTPS. Lifebuoy terus berkomitmen untuk senantiasa melindungi keluarga Indonesia, terutama pada masa pandemi di mana Cuci Tangan Pakai Sabun semakin penting dilakukan untuk mengurangi penyebaran infeksi virus.

Sebelum terjadi pandemi, ternyata 2 dari 3 orang indonesia, masih mencuci tangan hanya menggunakan air tanpa sabun. “Untuk itu pada Hari Cuci Tangan Sedunia kali ini, kami ingin menekankan kembali pentingnya edukasi CTPS sejak usia dini untuk menanamkan kebiasaan CTPS yang akan terus terbawa hingga dewasa. Sehingga, di tengah situasi saat ini, kegiatan mencuci tangan pakai sabun menjadi semakin penting untuk dilakukan dan ditanamkan sejak usia dini,” ujar Maulani Affandi.

Dalam situasi pandemi, semua orang berisiko tertular virus, termasuk lingkungan keluarga terdekat. Jadi sangat penting untuk membiasakan seluruh anggota keluarga untuk mencuci tangan dengan baik.

Sekarang kita perlu mengubah paradigma, mencuci tangan tidak hanya sebelum dan sesudah makan atau sesudah dari toilet saja, tapi harus dilakukan setiap saat. Selesai bermain atau melakukan aktivitas apapun, ingatkan anggota keluarga terutama anak-anak untuk mencuci tangan.

”Perlu ada perubahan perilaku mendasar untuk menjaga keselamatan dan kesehatan, salah satunya melalui inisiatif untuk mengedukasi dan menanamkan kebiasaan mencuci tangan dengan baik yang benar sejak usia dini agar terbiasa hingga dewasa kelak,” jelas Dr. Efmansyah Iken Lubis, MM, Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Komisariat Jakarta Selatan, mewakili PDUI sebagai organisasi perhimpunan dengan anggota terbesar di Ikatan Dokter Indonesia.

Sebagai Brand Ambassador Lifebuoy dan juga orang tua, Christian Sugiono menjelaskan bersama Titi sudah membiasakan Arjuna dan Kai untuk mencuci tangan, jauh sebelum pandemi. Namun sekarang kami merasakan pembiasaan mencuci tangan dengan baik dan benar pada anak-anak menjadi semakin penting. Kami juga terus mengingatkan anak-anak untuk mencuci tangan setiap saat, sebelum dan sesudah beraktivitas, terutama aktivitas di luar. “Kami sadar pandemi ini belum selesai, sehingga kita semua tetap harus waspada. Jadi melalui kesempatan ini, saya juga ingin mengajak para orang tua Indonesia, sebagai sosok yang berperan besar dalam hidup anak-anak, untuk mengajarkan dan mengingatkan anak-anak untuk mencuci tangan dengan benar agar terhindar dari kuman, terlebih di situasi pandemi seperti sekarang,”tukasnya.

Sejalan dengan semangat Hari Cuci Tangan Sedunia, Lifebuoy meluncurkan inisiatif “C untuk Cuci Tangan”. Inisiatif dan kemitraan di tingkat global ini diantaranya berupa dukungan dana senilai Rp517 miliar dan pembuatan jingle lagu untuk anak-anak, untuk mengedukasi dan mendorong perubahan perilaku mencuci tangan sejak usia dini di berbagai negara.

Di Indonesia sendiri, Lifebuoy juga memaksimalkan kolaborasi untuk memperluas jangkauan dan manfaat program ke berbagai penjuru negeri melalui peluncuran Program Sekolah dan Pesantren Sehat 2020, yang merupakan hasil kerjasama Unilever dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, PDGI, PERDOSKI, dan PERSI serta peluncuran Hygiene and Behaviour Change Coalition (HBCC) bersama Duta Besar Inggris, UNICEF, dan Save the Children. (nos)

Teks foto :

Virtual press conference memperingati Hari Cuci Tangan Se Dunia, dengan nara sumber Head of Skin Cleansing and Baby Unilever Indonesia, Maulani Affandi (kiri), Dr. Efmansyah Iken Lubis, MM, Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Komisariat Jakarta Selatan (tengah) dan Brand Ambassador Lifebuoy, Christian Sugiono (kanan)

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising