Kesehatan

YJI Tetap Jadi Penyedia Data & Informasi Kesehatan Jantung

09-11-2020

Jakarta, beritasurabaya.net - Yayasan Jantung Indonesia (YJI) hari ini memperingati HUT ke-39. Yayasan Jantung Indonesia sebagai lembaga nirlaba yang fokus kepada peningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah,.

Sejak awal berdiri sudah mengedepankan program kuratif, yakni membantu operasi jantung bagi anak-anak dari keluarga pra sejahtera yang menderita penyakit jantung bawaan. Karena penyakit jantung bawaan merupakan masalah kesehatan yang patut diperhatikan di Indonesia. 

Di tahun 2017, penyakit jantung dan kardiovaskular merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia yaitu sebesar 17,79 juta jiwa. Di Indonesia penyakit jantung dan kardiovaskular juga menempati posisi tertinggi yakni sebesar 26.4 persen. Ini berarti satu dari setiap empat orang yang meninggal di Indonesia adalah akibat penyakit jantung dan kardiovaskular.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018, prevalensi penyakit jantung di Indonesia adalah 1.5 persen yang berarti setiap 15 orang dari 1000 penduduk Indonesia sudah terdiagnosa penyakit jantung dan kardiovaskular. Tahun ini, Bidang Medis YJI melakukan riset pasien YJI yang berhasil dilakukan tindakan operasi sejak awal berdirinya YJI telah berhasil memberikan bantun operasi sebanyak 1,828 pasien dari seluruh Indonesia: Sumatera, Kalimantan, Jawa, Maluku, Papua, Bali, dan Nusa Tenggara.

Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, Esti Nurjadin, Senin (9/11/2020), mengatakan, sesuai dengan semangat didirikannya YJI, sebelumnya yang dilakukan adalah merupakan bantuan yang bersifat kuratif, khususnya bantuan operasi jantung anak yang lahir dengan cacat jantung bawaan. Namun, sekarang sudah saatnya bergerak lebih aktif lagi dengan program promotif dan preventif.

“Kami mengedepankan pentingnya pencegahan penyakit jantung dan kardiovaskular. Artinya, kami melakukan perluasan target dengan mengarah kepada generasi muda dan generasi milenial agar mereka memulai gaya hidup sehat sedini mungkin, karena mencegah lebih baik daripada mengobati,”ungkapnya.

Dalam membantu pasien penyakit jantung dan pembuluh darah, YJI memiliki 3 program, yakni, Promotif berupa kegiatan penyuluhan tentang pentingnya pencegahan penyakit jantung kepada masyarakat luas melalui berbagai media. Kemudian, preventif dengan kegiatan olahraga melalui Klub Jantung Sehat dan Klub Jantung Remaja.

Terakhir, medis berupa kegiatan bantuan operasi jantung dan penelitian di bidang penyakit jantung dan kardiovaskular. Pemeriksaan kesehatan secara rutin sejak dini menjadi bagian penting dari pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah. YJI memberikan edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sebagai skrining atau deteksi dini dari penyakit jantung dan kardiovaskular.

Ketua Bidang Komunikasi & Promotif Yayasan Jantung Indonesia, Mela Sabina,  menjelaskan, untuk masa yang akan datang, YJI berharap dapat turut menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas sehat sejahtera serta bebas penyakit jantung dan pembuluh darah. Selain itu, meningkatkan kemampuan masyarakat untuk menjaga kesehatan diri mereka melalui penyuluhan tentang penyakit jantung dan pembuluh darah serta upaya pencegahannya, dan memberikan bantuan operasi pada penderita penyakit jantung dari keluarga pra sejahtera.  

Seperti tahun-tahun sebelumnya, rangkaian kegiatan HUT YJI dimulai dari kegiatan ziarah bersama ke beberapa pemakaman dan Taman Makam Pahlawan Kalibata di Jakarta untuk menghormati serta mengenang jasa para Almarhum/Almarhumah Pendiri, Pembina, Pengawas, dan Pengurus YJI yang telah lebih dulu berpulang.

Tepat hari ini, 9 November 2020 berlangsung acara syukuran secara virtual bersama keluarga besar YJI, keluarga pasien, dan survivor yang telah mendapatkan bantuan operasi dari Yayasan Jantung Indonesia. YJI terus mengembangkan diri dan melebarkan sayap serta merangkul berbagai pihak yang peduli agar kampanye awareness dan promosi kesehatan jantung dapat lebih menjangkau masyarakat lebih luas lagi.

Sejauh ini, kampanye yang telah berhasil dijalankan adalah Go Red For Women, Detak Demi Detik, Keren Tanpa Rokok, dan Heart At Work yang penerapannya dilakukan melalui berbagai bentuk kerjasama dan events. (nos)

Advertising
Advertising