IT & Seluler

Investree Bukukan Total Fasilitas Pinjaman Rp13 Triliun

24-11-2021

Jakarta, beritasurabaya.net - Investree perusahaan fintech lending yang mendapatkan Izin Usaha Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berhasil membukukan total fasilitas pinjaman Rp13 triliun, hingga Oktober 2021 lalu. Nilai pinjaman tersalurkan Rp8,5 triliun dengan rata-rata tingkat imbal hasil 16,5 persen p.a. dan rata-rata TKB90: 99,43 persen.

Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi, dalam Media Clinic “Tren & Tantangan untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi Melalui Akses Keuangan Mudah dan Cepat untuk UMKM: Studi Kasus Investree”, yang digelar secara daring, Selasa (23/11/2021) kemarin, mengatakan, Investree juga berfokus menambah kekuatan jajaran Pemberi Pinjaman Institusi yang komposisinya berkembang mulai dari bank besar, bank digital, bank daerah, hingga institusi keuangan dari luar negeri. Kontribusi Ritel Berfokus pada peningkatan jumlah peminjam ritel atau pelaku usaha ultra mikro.

Dalam hal ini, kata Adrian, Investree berkolaborasi dengan rekanan seperti Gramindo, SIPLah Blibli, dan mitra ritel produktif lainnya. Meningkatkan Penilaian Kredit Berbasis AI Untuk meningkatkan penilaian kredit, Investree bekerja sama dengan rekanan yaitu AIForesee.

“Bersama kami mengembangkan model penilaian kredit dengan mengintegrasikan data yang dimiliki oleh Investree dan data rekanan (Artificial Intelligence). AIForesee telah tercatat di Otoritas Jasa Keuangan Inovasi Keuangan Digital Cluster Innovative Credit Score dengan Nomor SK S-70/MS.72/2021,”tukasnya.

Inisiatif “Beyond Lending” Meningkatkan adopsi dan retensi terhadap solusi bisnis selain pinjaman/pembiayaan untuk UKM, misalkan faktur elektronik atau e-invoicing, akuntansi berbasis cloud, dan integrasi keuangan yang memungkinkan pelaku UKM dapat menjalankan proses bisnisnya secara lebih efisien dan sederhana.

Investree berbasis di Indonesia dan telah berekspansi ke Thailand dan Filipina. Investree Filipina dan Investree Thailand telah berhasil memperoleh lisensi crowdfunding dari Securities and Exchange Commission (SEC) masing-masing negara. Hal ini memperkuat langkah Investree untuk tumbuh lebih cepat di Asia Tenggara melalui kemitraan dengan ekosistem lokal.

Hingga Oktober 2021, sebut Adrian, layanan Investree Syariah berhasil memfasilitasi pembiayaan kepada para pelaku UKM syariah sebesar Rp627,82 miliar (angka kumulatif sejak Investree Syariah beroperasi pada akhir 2017). Angka ini berkontribusi sebesar 6 persen terhadap total portofolio pembiayaan Investree secara keseluruhan. Sedangkan jumlah Penerima Pembiayaan Investree Syariah pada 2021 tercatat ada 168 perusahaan berbadan hukum PT/CV. (nos)

 

 

 

 

 

 

 

Advertising
Advertising
Pemadam Kebakaran
Surabaya Pusat
031-3533843-44
Surabaya Utara
031-3712208
Surabaya Timur
031-8411113
Surabaya Barat
031-7490486
Surabaya Selatan
031-7523687
Rumah Sakit & Klinik
RSUD Dr. Sutomo
031-5020079
RS Darmo
031-5676253
RS ST Vincentius A Paulo
031-5677562
RS William Booth
031-5678917
RS Adi Husada
031-5321256
Kepolisian
Polda Jatim
(031) 8280748
Polrestabes
(031) 3523927