Kesehatan

Waspada Alergi, Kenali Gangguan Saluran Cerna Si Kecil

13-10-2021

Jakarta, beritasurabaya.net - Angka kejadian alergi makanan pada anak di Indonesia khususnya alergi susu sapi (ASS) terus meningkat. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat angka kejadian ASS2-7,5 persen dengan kasus tertinggi terjadi pada usia awal kehidupan si Kecil.

Gejala alergi umumnya bermanifestasi pada saluran pernapasan, kulit, serta saluran cerna. Gangguan di saluran cerna menjadi gejala alergi paling tinggi terjadi dengan persentase sebanyak 50-60 persen misalnya berupa konstipasi. Orang tua memiliki peran penting dalam memahami dan mengenali gejala alergi pada si Kecil agar mendapat penanganan yang tepat sehingga asupan nutrisi anak tetap terpenuhi dan tidak menghambat tumbuh kembang anak.

Memahami hal tersebut, Danone Specialized Nutrition Indonesia mengadakan seminar digital dengan tema “Gejala Alergi Saluran Cerna VS Gangguan Saluran Cerna Fungsional: Cara Membedakannya”, Rabu (13/10/2021). Kegiatan ini dilakukan guna memperkuat edukasi bagi para orang tua mengenai pentingnya mengenali gejala alergi terutama pada saluran cerna si Kecil dan penanganan yang tepat untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya agar si Kecil tumbuh menjadi anak hebat.

“Seminar digital ini merupakan bagian dari kegiatan Bicara Gizi yang rutin dilakukan oleh Danone Specialized Nutrition Indonesia sebagai sarana edukasi bagi para orang tua dengan berbagai topik nutrisi dan tumbuh kembang anak. Melalui topik hari ini, kami berharap para orang tua lebih memahami tentang pentingnya mengenali perbedaan gangguan saluran cerna sebagai gangguan fungsional atau karena alergi sebagai langkah pencegahan dini sehingga orang tua dapat mendukung proses tumbuh kembang si Kecil tetap optimal,” ujar Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi dr. Frieda Handayani Sp.A (K) menjelaskan bahwa saluran cerna pada anak masih rentan, antara lain, karena organ saluran cerna belum berfungsi sempurna, oleh karenanya saluran cerna seringkali mengalami gangguan seperti konstipasi.  Selain itu, gangguan saluran cerna pada anak juga dapat merupakan manifestasi alergi, seperti alergi susu sapi.

“Pada umumnya, orang tua sulit membedakan apakah gangguan saluran cerna yang dialami anak disebabkan karena gangguan fungsional atau merupakan manifestasi alergi. Padahal, penting sekali untuk dapat mengenali penyebab gangguan saluran cerna tersebut karena membutuhkan penanganan yang berbeda”, papar Dr. Frieda.

Gangguan saluran cerna yang disebabkan alergi, pada umumnya juga disertai dengan gejala alergi lainnya yang terjadi pada kulit ataupun saluran pernapasan. Selanjutnya, dr. Frieda menambahkan, gangguan saluran cerna dapat menyebabkan terganggunya asupan nutrisi pada anak sehingga bila tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan terhambatnya tumbuh kembang si Kecil.

Sedangkan penyakit alergi dapat memberikan dampak negatif jangka panjang sehingga mengganggu kualitas hidup dan tumbuh kembang si Kecil. Oleh karena itu, tindakan promotif dan preventif sejak dini menjadi hal sangat penting untuk mengatasi penyakit alergi.

Melihat pentingnya deteksi dini gejala alergi saluran cerna pada si Kecil, Danone Specialized Nutrition Indonesia memperkuat komitmennya melalui inovasi berupa alat deteksi digital untuk membedakan gejala alergi dan gejala saluran cerna fungsional (FGID) padasi Kecil.

“Kami berkomitmen untuk mendampingi dan mendukung orang tua dalam masa proses tumbuh kembang si Kecil agar tetap optimal. Kami menghadirkan Allergy-Tummy Checker untuk mempermudah orang tua dalam membedakan gejala gangguan saluran cerna yang disebabkan oleh alergi atau hanya gangguan saluran cerna biasa. Dengan Allergy-Tummy Checker, nantinya para orang tua dapat mengetahui tata laksana yang diperlukan si Kecil untuk menghindari kondisi pemicu alergi, termasuk pada pemilihan nutrisi untuk si Kecil yang tidak cocok mengonsumsi susu sapi,”pungkas Arif. (nos)

Teks foto :

Danone Specialized Nutrition Indonesia mengadakan seminar digital dengan tema “Gejala Alergi Saluran Cerna VS Gangguan Saluran Cerna Fungsional: Cara Membedakannya”, Rabu (13/10/2021).

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising
Pemadam Kebakaran
Surabaya Pusat
031-3533843-44
Surabaya Utara
031-3712208
Surabaya Timur
031-8411113
Surabaya Barat
031-7490486
Surabaya Selatan
031-7523687
Rumah Sakit & Klinik
RSUD Dr. Sutomo
031-5020079
RS Darmo
031-5676253
RS ST Vincentius A Paulo
031-5677562
RS William Booth
031-5678917
RS Adi Husada
031-5321256
Kepolisian
Polda Jatim
(031) 8280748
Polrestabes
(031) 3523927