Butuh Tenaga Medis
18-02-2011
beritasurabaya.net - Meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan di Surabaya, membuat pemkot harus tanggap. Karena itu, pemkot sudah melengkapi beberapa puskesmas dengan pelayanan rawat inap.
Bahkan RSUD Bakti Dharma Husada juga sudah siap digunakan. Kini pada tahun anggaran 2011, pemkot akan menambah tempat pelayanan kesehatan tersebut.
Rencananya, ada lima puskesmas baru yang akan dibangun. Dan diharapkan, penambahan ini akan membantu mengatasi kebutuhan pelayanan kesehatan yang semakin meningkat.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Esty Martiana Rachmie, Surabaya sudah memiliki 123 puskesmas. "Ada 53 puskesmas induk dan 70 puskesmas pembantu. Jumlah ini ternyata masih belum cukup untuk mencover pelayanan kesehatan bagi warga Surabaya, karena kecamatan Surabaya ada 13 tempat dan warganya mencapai tiga juga penduduk," ungkap Esty, Jumat (18/2/2011).
Surabaya, lanjut Esty, masih butuh 15 puskesmas. Namun yang dianggarkan pada 2011 hanya lima unit puskesmas. "Sebenarnya kesulitan Surabaya untuk memenuhi hal tersebut bukan karena terbatasnya anggaran, melainkan karena kurangnya sumber daya manusia untuk tenaga medis. Hal ini tentu terkait dengan kuota penerimaan CPNS. Saat ini saja, kita memenuhi kebutuhan itu dengan tenaga kontrak," papar dia.
Sekadar informasi, tenaga kesehatan di Surabaya mencapai total 2.200 tenaga medis. Sebanyak 1.113 tenaga medis itu adalah tenaga kontrak yang terdiri dari tenaga dokter, perawat, psikolog, sanitasi, laboratorium serta tenaga teknis lainnya.
Persoalan tenaga kesehatan ini, diharapkan bisa didengar pusat. Sehingga jika ada penerimaan CPNS, kuota tenaga kesehatan bisa diperbanyak. Hal ini juga akan mendukung program penyebaran pembangunan rumah sakit di Surabaya. ries/bsn
Foto : Esty Martiana Rachmie